Kompas TV advertorial

Kata Istana Soal Survei Indikator Terkait Penolakan PPKM Diperpanjang

Senin, 6 Desember 2021 | 21:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pihak istana merespons hasil survei Indikator Politik Indonesia, soal mayoritas responden yang menolak pemerintah memperpanjang PPKM.

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini angkat bicara.

Menurutnya wajar jika terjadi pro dan kontra di tengah masyarakat atas keputusan kebijakan yang diambil pemerintah.

“Soal respons terhadap survei indikator politik perlu disyukuri langkah sudah tepat semua jajaran bekerja dengan sepenuh hati dari pemerintah pusat hingga daerah TNI Polri dan tentunya masyarakat berpartisipasi kita harus tetap waspada waspada waspada.”ungkap Faldo lewat keterangan video, Senin (6/12/2021).

Baca Juga: PPKM Level 3 Akan Berlaku Jelang Libur Nataru, Bagaimana Dampak Terhadap Pengusaha Ritel?

Menurut Faldo dapat dipahami jika ekonomi masyarakat terdampak selama penerapan PPKM.

Namun keputusan gas dan rem yang diambil pemerintah, untuk kebaikan bersama selama pandemi.

“Kritik memang seringkali terasa pahit namun buahnya akan terasa manis kritik dijawab dengan pemenuhan tanggung jawab Presiden sudah menekankan pada aparat agar menjaga ruang demokrasi kita menjaga ruang kritik kontrol yang baik dari publik,”lanjutnya.

Baca Juga: Survei Indikator: Elektabilitas Prabowo di Posisi Teratas, Disusul Sandiaga Uno

Sebelumnya berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia, pada November 2021 sebanyak 35 persen responden kurang setuju jika pemerintah memperpanjang PPKM.

Sedangkan 29 persennya menyatakan tidak setuju sama sekali.

Video Editor: Galih

Content Creator: Yuilyana Wen

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19