Kompas TV regional berita daerah

Budidaya Ikan Lele Organik

Senin, 6 Desember 2021 | 19:43 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Sekelompok pemuda desa di Jember, Jawa Timur,  berhasil membudidayakan ikan lele dengan pakan organik dengan omzet hingga jutaan rupiah sekali panen.  Kegiatan yang dilakukan berawal dari keterpukan perekonomian di masa pandemi dan susahnya mencari pekerjaan.

Berawal dari keterpurukan perekonomian di masa pandemi covid 19 dan susahnya mencari pekerjaan,  membuat kelompok pemuda di Desa Glagahweroh, Kecamatan Panti, Jember,  Jawa Timur, berhasil membudidayakan ikan lele dengan pakan organik.

Dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumahnya, mereka memulai usaha barunya dengan membudidayakan ikan lele pakan organik atau hingga dikenal dengan lele organik.

Budidaya ikan lele organik yang dimotori muhammad fatkhul rozi, tidak menggunakan kolam tanah, melainkan dengan kolam terpal plastik.

Muhammad Fakhul Rozi awalnya hanya seorang pekerja seni bidang akting atau seni teaterikal, saat masa pandemi covid 19 nyaris tidak dapat order pekerjaan di bidang yang digelutinya.

Bersama sejumlah pemuda lainnya,  Muhammad Fakhul Rozi, mengikuti pelatihan kerja budidaya ikan lele dan setelahnya memulai aplikasi ilmu yang didapatnya dari pelatihan.

Dengan modal awal 600 ribu rupiah dirinya membuat inovasi pakan dari bahan alami seperti daun daunan yang dicampur dengan gula merah dan air kelapa yang diolah dengan teknik khusus.

Selain menekan biaya pakan, pakan organik buatannya mampu merubah karakter pertumbuhan ikan lele, yang biasanya dapat dipanen dalam waktu 90 hari, saat ini hanya 43 hari berhasil dipanen dengan jumlah antara tiga hingga empat kwintal.

Untuk perkilogram ikan lele biasanya seharga antara 14 ribu hingga 16 ribu rupiah.

Keberhasilannya budidaya ikan lele organik ini, selain mampu memperbaikan perekonomiannya di masa pandemi, juga membantu teman temannya yang kesulitan mendapatkan pekerjaan di masa pandemi.

#beritajember
#budidayalele
#leleorganik

 

Penulis : KompasTV Madiun

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:14
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19