Kompas TV regional peristiwa

Melihat Kondisi Terkini Kampung Renteng, Jalan dan Rumah Ditimbun Abu Vulkanik Semeru

Senin, 6 Desember 2021 | 17:15 WIB

KOMPAS.TV - Warga sekitar di Kampung Renteng kembali untuk melihat kondisi rumah mereka yang sebenarnya sudah tertimbun oleh abu vulkanik dari Gunung Semeru.

Cuaca sedikit berangin hingga debu vulkanik berhembus ke dusun. Selain itu aliran sungai juga tercemar oleh lahar Gunung Semeru.

Bukan hanya melihat kondisi rumah, warga yang datang mengaku juga ingin ikut membantu korban-korban yang saat ini belum ditemukan oleh tim evakuasi.

Baca Juga: UPDATE: 5 Jenazah Baru Korban Erupsi Semeru Ditemukan, 8 Jenazah Lain Sudah Teridentifikasi

Dari kesaksian salah seorang warga bernama Muktar, dirinya tidak sempat membawa baju-baju saat kejadian guguran awan panas terjadi, ternak miliknya juga lenyap tertimbun abu vulkanik.

Dirinya melarikan diri bersama anggota keluarga dan mengungsi ke rumah sanak saudaranya.

Para petugas juga meminta para warga untuk keluar dari Kampung Renteng.

Disampaikan dari pos pemantau Gunung Semeru, saat ini Gunung Semeru berstatus level 2 atau waspada karena ditakutkan akan ada awan panas susulan.

Ada beberapa dusun lain yang terdampak erupsi Semeru, namun seperti yang disampaikan oleh pemerintah setempat memang Kampung Renteng menjadi kampung terparah yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

Hampir ada 22 kepala keluarga dan semuanya hancur tertimbun, tidak ada lagi sisa yang bisa diselamatkan oleh pihak keluarga.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pementasan Tari Sanghyang

Senin, 24 Januari 2022 | 16:28 WIB
Berita Daerah

Keeksotisan Wisata Di Karangsong

Senin, 24 Januari 2022 | 16:17 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19