Kompas TV entertainment selebriti

Kasus Penganiayaan Ditutup, Pengacara Anak Ahok Tancap Gas Kawal Kasus Pencemaran Nama Baik

Senin, 6 Desember 2021 | 10:08 WIB
kasus-penganiayaan-ditutup-pengacara-anak-ahok-tancap-gas-kawal-kasus-pencemaran-nama-baik
Anak Ahok (BTP) dan Veronica Tan, Nicholas Sean (Sumber: Instagram/@nachoseann)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kuasa hukum anak Ahok, Nicholas Sean, Ahmad Ramzy, tancap gas untuk terus mengawal laporannya terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Thata Anma alias Ayu Thalia.

Untuk diketahui, Ayu Thalia merupakan seorang perempuan yang melaporkan putra dari Basuki Tjahaja Purnama itu atas dugaan penganiayaan yang terjadi di showroom mobil di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara 27 Agustus 2021 lalu.

Sayangnya, Polres Metro Jakarta Utara menghentikan penyidikan terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan Ayu Thalia terhadap Nicholas Sean ini.

Baca Juga: Menurut Anak Ahok, Ayu Thalia Dinilai Tak Sampaikan Maaf Sesuai Permintaan Nicholas Sean

Sementara Ayu Thalia harus menelan pil pahit karena laporannya tak berlanjut, pengacara Nicholas Sean berharap dihentikannya kasus tersebut tidak memengaruhi laporan dugaan pencemaran nama baik dari pihak Sean dan akan terus mengawalnya.

“Ya, kami sudah tahu informasi itu. Jadi kami berharap mudah-mudahan laporan kami segera diproses untuk kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Ayu kepada Sean,” kata Ramzy, Minggu (5/12/2021), dikutip dari Tribunnews.

“Ayu Thalia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu,” ujarnya.

Ramzy berharap, laporan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Sebab, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah bukti untuk diberikan kepada penyidik.

Baca Juga: Anak Ahok, Nicholas Sean Laporkan Balik Ayu Thalia

Selain itu, dia juga menyayangkan tindakan Ayu Thalia yang tidak menghaturkan sepatah kata maaf kepada Sean, meski kasus dugaan penganiayaan dihentikan.

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV/Tribunnews



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19