Kompas TV regional update

Jarak Luncuran Awan Panas Gunung Semeru Berkurang, Tetap Waspada!

Senin, 6 Desember 2021 | 07:34 WIB

KOMPAS.TV - Badan Geologi merekam beberapa awan panas guguran setelah Gunung Semeru meletus pada 4 Desember 2021.

Tercatat ada 3 kali awan panas guguran tetapi jarak luncurnya tidak sejauh saat erupsi Sabtu (4/12/2021) kemarin.

Kepala Badan Geologi Kementrian Energy dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eko Budi Lelono mengatakan bahwa pasca letusan Semeru yang terjadi kemarin masih terekam beberapa erupsi lagi berupa awan panas guguran, hal tersebut merupkan ciri-criri khas dari Gunung Semeru.

Guguran pertama terjadi pada Minggu (5/12/2021) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Kemudian guguran kedua terjadi pada pukul 05.00 WIB pagi, dan disusul oleh guguran ketiga pada pukul 10.00 WIB.

Baca Juga: BNPB Akan Berikan Rp500 Ribu Setiap Bulan kepada Warga Terdampak Erupsi Semeru

Awan panas pada guguran pertama dan kedua tak terlihat seberapa jauh jarak luncurkan dikarenakan adanya kabut sehingga visualnya tidak bisa dipantau.

Namun pada guguran awan panas yang ketiga yakni sekitar pukul 10.00 WIB, terpantau jarak luncurnya mencapai 2 km dari puncak guguran.

Menurut Eko Budi Lelono pada Sabtu (4/12.2021) kemarin, luncuran awan panas terpantau cukup jauh.

“Ada yang bilang 11 kilometer, ada yang bilang 4-5 kilometer. Tapi ini masih kami selidiki,” jelasnya.

Badan Geologi Kementerian ESDM menyampaiakan, pihaknya kan terus memantau aktivitas erupsi Gunung Semeru selama 24 jam.

Baca Juga: Update Korban Erupsi Gunung Semeru: 14 Orang Meniggal, 35 Luka Berat, Ribuan Mengungsi

Penulis : Shinta Milenia

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:51
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19