Kompas TV internasional kompas dunia

Gara-gara Anti-Israel, Media Jerman Tangguhkan Kerjasama dengan TV Yordania

Senin, 6 Desember 2021 | 06:32 WIB
gara-gara-anti-israel-media-jerman-tangguhkan-kerjasama-dengan-tv-yordania
Gedung Deutsche Welle di Bonn, Jerman. (Sumber: Associated Press)

BERLIN, KOMPAS.TV – Lembaga penyiaran Jerman Deutsche Welle menyatakan bahwa pihaknya menangguhkan kerja sama dengan mitra di Yordania, Roya TV, Minggu (5/12/2021). Penangguhan dilakukan karena kekhawatiran tentang konten dan karikatur anti-Israel dan anti-semit di media sosial Roya TV.

Deutsche Welle (DW) mengatakan telah menjalin kemitraan dengan Roya TV karena lembaga penyiaran tersebut membahas isu-isu seperti kesetaraan gender, hak-hak minoritas di Yordania dan mempromosikan literasi media kaum muda.

Tetapi Guido Baumhauer, seorang eksekutif senior di perusahaan Jerman, mengatakan bahwa mereka harus mengevaluasi kembali kerja sama karena beberapa konten yang disebarluaskan melalui saluran media sosial Roya TV tidak konsisten dengan nilai-nilai DW.

Baca Juga: Bom Perang Dunia Kedua Meledak di Muenchen Jerman, 3 Luka-Luka

DW itu mengatakan dengan keras bahwa mereka menjauhkan diri dari konten semacam itu dan menyesali penilaian awalnya bahwa Roya TV tidak anti-Israel.

Hingga saat ini belum ada komentar dari Roya TV mengenai masalah ini.

Israel dan Yordania berdamai pada tahun 1994 dan memiliki hubungan keamanan yang erat. Namun, hubungan diplomatik kedua negara mengalami ketegangan dalam beberapa tahun terakhir karena masalah di kompleks Al-Aqsa di Yerusalem. Selain itu, masalah perluasan permukiman Yahudi Israel di Tepi Barat juga semakin memperbesar ketegangan.

Pada hari Jumat, DW mengatakan dalam kasus terpisah bahwa mereka menangguhkan empat karyawan dan satu pekerja lepas selama penyelidikan, dengan tuduhan bahwa mereka menyatakan pandangan anti-Israel dan antisemit.

Baca Juga: Media Jerman Sebut Robert Lewandowski Ditipu dalam Penghargaan Ballon dOr

Harian Jerman Sueddeutsche Zeitung telah mengutip komentar media sosial yang diduga dibuat oleh anggota layanan bahasa Arab DW, termasuk beberapa pihak yang tampaknya meremehkan Holocaust atau mengabadikan stereotip anti-Yahudi.

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19