Kompas TV olahraga kompas sport

Dokter Asli Sesalkan Skandal Dokter Gadungan Elwizan Aminudin: Bermain-main dengan Nyawa

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:20 WIB
dokter-asli-sesalkan-skandal-dokter-gadungan-elwizan-aminudin-bermain-main-dengan-nyawa
Elwizan Aminudin, Dokter Gadungan yang jadi skandal sepakbola nasional sedang berpose saat wawancara bersama Tribun Jogja, November 2020. (Sumber: Tribun Jogja)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Skandal dokter gadungan yang pernah menjadi bagian tim PSS Sleman, Elwizan Aminuddin menggegerkan kancah sepak bola Indonesia belakangan ini. Kedok Elwizan baru terungkap usai belasan tahun berkiprah di sepakbola Tanah Air.

Kalangan dokter olahraga pun menyesalkan skandal tersebut. Pasalnya, otoritas sepak bola bisa kecolongan dalam hal profesi tenaga medis yang serius.

Dokter tim Borneo FC, Muhammad Yusuf Zulfikar menyebut tindakan penipuan Elwizan sangat berbahaya dan bermain-main dengan nyawa manusia.

“Tindakan dokter gadungan atau Amin (Elwizan) itu sangat tidak dibenarkan, karena ini menyangkut nyawa manusia. Bukan bermain-main dengan mesin atau tanaman, ini adalah nyawa manusia,“ kata Yusuf kepada Kompas.com.

Elwizan diketahui sudah berkiprah sebagai tenaga medis sepak bola setidaknya sejak 2010 lalu. Berbekal ijazah palsu, ia menipu berbagai klub hingga Timnas Indonesia.

Sebelum gabung PSS, ia sempat bekerja untuk sejumlah klub seperti PS TNI (kini Persikabo 1973), Bali United, Barito Putera, bahkan hingga Timnas Indonesia U-16 dan U-19.

Baca Juga: Pengakuan Elwizan Aminudin Dokter Gadungan: 10 Tahun di Sepakbola karena Cinta

Sepak terjang Elwizan baru berhenti setelah kalangan tenaga medis mempertanyakan identitasnya dan mengunggah ke media sosial.

Muhammad Iqbal Amin, seorang kardiolog, mempertanyakan keaslian status dokter Elweizan melalui akun Twitter-nya.

Dugaan ijazah palsu Elwizan pun ditanggapi otoritas sepak bola. Operator kompetisi sepak bola Tanah Air, PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan penelusuran dan menyimpulkan bahwa ijazahnya palsu.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas.com



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19