Kompas TV regional budaya

Sekelompok Pemuda di Jember Berhasil Inovasi Pakan Lele dari Bahan Organik

Minggu, 5 Desember 2021 | 11:27 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Inovasi pakan pada budidaya ikan lele terbukti mampu mengubah karakter pertumbuhan ikan lele.

Di Jember, Jawa Timur sekelompok pemuda berhasil menekan biaya pakan dan mempersingkat waktu panen ikan lele dengan pakan organik.

Sekelompok pemuda desa di Jember, Jawa Timur berhasil berinovasi dalam mengembangkan budidaya ikan lele.

Menggunakan pakan organik, kini mereka bisa meraup keuntungan hingga jutaan rupiah dalam sekali panen.

Berawal dari merosotnya penghasilan di masa pandemi serta kesulitan mencari pekerjaan, para pemuda ini membuat kelompok kecil untuk mengembangkan budidaya ikan lele.

Dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah, mereka memulai usaha baru budidaya ikan lele pakan organik atau dikenal dengan lele organik.

Budidaya ikan lele organik tidak menggunakan kolam tanah seperti budidaya lele pada umumnya, melainkan dengan kolam terpal plastik.

Baca Juga: Budidaya Durian Matahari dengan Pupuk Organik, Bisa Dipanen 3 Kali Setahun

Hasilnya dengan modal awal Rp 600 ribu inovasi pakan dari bahan alami yaitu campuran dedaunan, gula merah, dan air kelapa mereka bisa melakukan panen dalam waktu singkat.

Selain menekan biaya pakan, pakan organik terbukti mampu merubah karakter pertumbuhan ikan lele.

Biasanya panen ikan lele membutuhkan waktu 90 hari, namun kini hanya dalam 43 hari mereka sudah bisa panen dengan jumlah mencapai empat kwintal.

Harga perkilogram ikan lele biasanya dijual Rp 14 hingga 16 ribu. Keberhasilannya budidaya ikan lele organik tak hanya mampu memperbaiki perekonomian di masa pandemi, tapi juga membantu menciptakan lapanan pekerjaan baru.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19