Kompas TV nasional update corona

Catat! Syarat Perjalanan Udara Internasional Terbaru Kemenhub, Pilot dari Luar Negeri Wajib PCR

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:05 WIB
catat-syarat-perjalanan-udara-internasional-terbaru-kemenhub-pilot-dari-luar-negeri-wajib-pcr
Kemenhub menerbitkan aturan terbaru tentang perjalanan udara internasional. Salah satunya berupa syarat wajib tes PCR untuk pilot yang datang dari luar negeri. (Sumber: YouTube)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan aturan terbaru tentang perjalanan udara internasional. Salah satunya berupa syarat wajib tes PCR untuk pilot yang datang dari luar negeri.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto, menjelaskan sejumlah syarat terkait perjalanan udara internasional.

“Kita juga mengatur lebih detail, di mana di dalam Satgas ini belum diatur, kita mengatur kru, baik pilot maupun pramugari dan semua teknisi,” ucapnya dalam konferensi pers Penanganan Pintu Masuk dan Keluar Perjalanan Internasional Melalui Udara, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga: PPKM Level 3, Ini Aturan Berkendara dan Syarat Perjalanan Saat Libur Nataru

Beberapa aturan terbaru tersebut, di antaranya mengubah waktu karantina di luar 11 negara yang semula hanya tujuh hari menjadi 10 hari.

Kemudian mengubah syarat tes PCR bagi personel pesawat udara asing yang semula 7x24 jam, diperketat menjadi 3x24 jam.

Kemenhub menerbitkan aturan terbaru tentang perjalanan udara internasional. Salah satunya berupa syarat wajib tes PCR untuk pilot yang datang dari luar negeri. (Sumber: YouTube)

“Dan menambahkan ketentuan wajib tes PCR saat kedatangan untuk personel pesawat udara asing maupun pilot kita yang datang dari luar negeri,” tegas dia.

Novie menjelaskan, aturan mengenai wajib tes PCR bagi pilot tersebut tadinya tidak dilakukan. Namun dengan adanya Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 102 dan 106 tahun 2021, hal itu kemudian dilakukan.

“Maka ini diberlakukan, dan sudah kita berlakukan sejak 3 Desember 2021.”

Dia menuturkan, kebijakan tersebut diambil terkait adanya perkembangan varian Virus Corona terbaru, yakni Omicron, yang telah menginfeksi di beberapa negara.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19