Kompas TV internasional kompas dunia

Nyeleneh! Politisi Malaysia Usul Vaksin Covid-19 Buatan Mereka Dinamakan Bossku

Jumat, 3 Desember 2021 | 12:46 WIB
nyeleneh-politisi-malaysia-usul-vaksin-covid-19-buatan-mereka-dinamakan-bossku
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Sumber: Shutterstock.com)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.TV - Usul nyeleneh diungkapkan oleh politisi Malaysia terkait nama vaksin Covid-19 yang sedang mereka produksi.

Anggota Parlemen Malaysia, Mohamed Hanipa Maidin mengusulkan pemerintah memberikan nama vaksin Covid-19 buatan mereka sebagai “Bossku” atau “Pekan”.

Menurut anggota parlemen dari partai oposisi Parti Amanah Negara itu, penamaan tersebut berdasarkan popularitas mantan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak saat ini.

Dilaporkan Utusan dikutip dari World of Buzz, “Bossku” merupakan panggilan Najib Razak di antara pendukungnya.

Baca Juga: CEO AirAsia Sebut Reaksi Negara-negara terhadap Varian Omicron Berlebihan

Sedangkan Pekan adalah tempat di mana ia menjadi anggota parlemen.

Menurut Hanipa, nama itu akan seperti memberikan keajaiban bagi setiap orang.

"Jika kita menciptakan vaksin baru nanti, kita bisa menamakannya vaksin ‘Pekan’ atau ‘Bossku’, agar mendapat respon dari banyak orang," ujarnya.

Namun Hanipa yang merupakan mantan wakil Menteri di Departemen Perdana Menteri mengatakan harus terlebih dulu bertanya kepada Najib Razak untuk persetujuan nama itu.

Malaysia sendiri saat ini dikabarkan tengah mencoba mengembangkan dan memproduksi vaksinnya sendiri.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Desy Afrianti

Sumber : World of Buzz



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19