Kompas TV nasional peristiwa

Pedagang Sayur Keliling Tewas di atas Pohon, Awalnya Dikira Istirahat usai Bersihkan Ranting

Kamis, 2 Desember 2021 | 20:18 WIB
pedagang-sayur-keliling-tewas-di-atas-pohon-awalnya-dikira-istirahat-usai-bersihkan-ranting
Tim Pemadam Kebakaran Kota Bekasi mengevakuasi jasad Wahendi (56) yang berprofesi sebagai pedagang sayur keliling dari atas pohon. Wahendi meninggal di atas pohon setelah diminta membersihkan ranting, Kamis (2/12/2021). (Sumber: ALEXANDER BLEGUR/KOMPAS TV)

BEKASI, KOMPAS.TV - Warga perumahan Kavling Agraria, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat digegerkan dengan jasad seorang pria yang berada di atas pohon.

Identitas jasad pria tersebut diketahui bernama Wahendi (56) yang berprofesi sebagai pedagang sayur keliling.

Awalnya, warga mengira Wahendi beristirahat di sela cabang pohon. Namun setelah diperiksa, warga kaget lantaran pedagang sayur tersebut ternyata sudah tidak bernyawa. 

Warga kemudian menghubungi petugas untuk melakukan evakuasi terhadap jasad Wahendi yang berada di sela dahan pohon milik warga. 

Baca Juga: Petani Tewas di Atas Pohon Siwalan, Korban Sempat Dikabarkan Bunuh Diri

Komandan Rescue Kompi B Tim Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Hariyanto menjelaskan, pihaknya mendapat laporan adanya jasad pria di atas pohon di Jalan Salam Damai Raya, Kavling Agraria, Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi pada Kamis siang (2/12/2021).

Menurut laporan warga, korban diminta untuk membersihkan ranting pohon. Namun setelah lama tidak turun, warga melihat korban berada di sela batang pohon dan didapati sudah tidak bernyawa.

"Diduga sementara, korban meninggal akibat penyakit jantung. Bukan kesetrum," ujar Hariyanto usai melakukan evakuasi korban, Kamis (2/12/2021).

Hariyanto menambahkan, tidak ada kendala dalam proses evakuasi korban. Tim menggunakan mobil dan tali yang sudah dipersiapkan untuk evakuasi korban.

Baca Juga: Wanita yang Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kopi Ternyata Dibunuh, Ini Pelakunya

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19