Kompas TV nasional kesehatan

Rentan Terhadap Covid-19, Menkes: Lansia Perlu Dipaksa Vaksin Secepatnya

Rabu, 1 Desember 2021 | 22:22 WIB
rentan-terhadap-covid-19-menkes-lansia-perlu-dipaksa-vaksin-secepatnya
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan perlu adanya sedikit pemaksaan terhadap kelompok lansia agar mau divaksin Covid-19. (Sumber: Tangkapan Layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan kelompok lanjut usia (lansia) perlu dipaksa untuk segera mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. 

Mengingat, kata Budi, hingga kini penyuntikan vaksin Covid-19 bagi kelompok lansia masih sulit dilakukan. 

Pernyataan tersebut disampaikan Menkes saat menjadi pembicara dalam Ganesha Policy Podcast Ep.1: "BGS, Kapan COVID-19 Berakhir?" yang disiarkan kanal YouTube Ikatan Alumni ITB, Rabu (1/12/2021).

"Harus dipaksa untuk lansia secepat-cepatnya (divaksin Covid-19), itu salah satu strateginya dan kita akan dorong itu lewat TNI-Polri, mungkin akan agak memaksa sedikit," kata Budi.

Langkah ini, kata dia, penting dilakukan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19, terlebih saat ini muncul virus Corona varian baru, yakni varian Omicron di sejumlah negara.

"Vaksinasi harus dipercepat, supaya membuat kita siap kalau misalnya masuk (gelombang ketiga Covid-19) imunitasnya sudah ada, terutama prioritasnya ke lansia di atas 60 tahun," tegasnya.

Menurut penjelasannya, dari total sekitar 20 juta jiwa lebih populasi lansia di Indonesia, cakupan vaksinasi Covid-19 yang tercapai sampai saat ini baru berkisar 11 juta jiwa.

Lebih lanjut dia mengatakan kelompok lansia paling rentan terhadap virus berbahaya itu.

Baca Juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin Beberkan 3 Bahaya Varian Omicron

Bahkan, Budi menyebut lansia berisiko tinggi meninggal dunia apabila terpapar Covid-19. Sehingga, percepatan vaksinasi lansia merupakan keniscayaan.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19