Kompas TV regional berita daerah

Makam Leluhur Tenggelam Warga Tuntut Ganti Rugi

Rabu, 1 Desember 2021 | 20:30 WIB

PONOROGO, KOMPAS.TV - Makam leluhur terancam tenggelam genangan waduk bendo, ratusan warga di Ponorogo, terpaksa membongkar makam para leluhur mereka. Debit air terus naik seiring intensitas hujan yang tinggi. Warga pun menuntut ganti lahan untuk makam.

Sejak 3 hari terahir, ratusan warga Desa Ngadirojo, Kecamatan Soko, Ponorogo ini terus melakukan pembongkaran makam para leluhur di kompleks makam tertua di desa ini.

Salah satunya keluarga Bonari, sejak tiga hari lalu bahkan Bonari dan para kerabat, telah membongkar belasan makam leluhur, di kompleks makam nglebak ini. Makam orangtua,  kakek-nenek hingga buyut,  diselamatkan lalu dipindah ke makam desa yang lebih aman.

Apalagi, kondisi air waduk terus naik,  hingga berjarak beberapa meter saja dari makam, yang diperkirakan beberapa hari ke depan akan tenggelam. Sementara, pihak desa maupun BBWS selaku pengelola waduk,  belum memberikan kepastian terkait nasib makam tertua ini, pasca genangan air waduk.

Warga terpaksa swadaya membongkar makam para leluhur mereka. Termasuk biaya makam dan ritual selamatan dilakukan secara mandiri tanpa ganti rugi.

Warga hanya menuntut pihak berwenang,  untuk mengganti lahan baru untuk kompleks pemakaman,  sebelum makam para leluhur ini benar-benar tenggelam.  Apalagi,  makam yang ada di desa juga telah penuh sesak.

Waduk bendo yang direskiman Presiden Jokowi pada September 2021 lalu,  dipercaya mampu mengairi 7800 hektar lahan pertanian, serta mengurangi potensi banjir hingga 30 persen.  Pembangunan menghabiskan dana apbn mencapai 1 trilyun ini diharapkan mampu menyejahterakan rakyat, bukan justru merugikan apalagi mengorbankan hak rakyat.

#beritaponorogo
#bongkarmakam
#wadukbendo

 

Penulis : KompasTV Madiun

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19