Kompas TV nasional politik

Anggota DPRD DKI: Penunjukan Ahmad Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Kental Unsur Politis

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:26 WIB
anggota-dprd-dki-penunjukan-ahmad-sahroni-jadi-ketua-pelaksana-formula-e-kental-unsur-politis
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni di Balai Kota DKI, Senin (29/11/2021). Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjuntak menilai, penunjukan Bendahara Partai Nasdem Ahmad Sahroni sebagai Ketua Penyelenggara Formula E, lebih kental dengan unsur politik dibanding profesional. (Sumber: Hasya Nindita/Kompas.tv)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjuntak menilai, penunjukan Bendahara Partai Nasdem Ahmad Sahroni sebagai Ketua Penyelenggara Formula E, lebih kental dengan unsur politik dibanding profesional. 

"Sepanjang pengamatan, penunjukan Bendahara Nasdem sebagai penyelenggara balapan Formula E, tidak ada satupun pernyataan teknis profesional yang dilontarkan olehnya, pun oleh IMI (Ikatan Motor Indonesia)," kata Gilbert dalam keterangan tertulis, Rabu (1/12/2021). 

Sebaliknya, menurut Gilbert, penyataan Sahroni justru bermuatan politis seperti pemulihan ekonomi juga menciptakan branding bagi Jakarta dan Indonesia. 

Gilbert menambahkan, pernyataan politis lainnya yakni melibatkan nama Presiden Joko Widodo untuk menentukan lokasi sirkuit Formula E. 

Baca Juga: Nasdem: Penunjukkan Ahmad Sahroni Sebagai Ketua Pelaksana Formula E Tak Ada Kaitan dengan Partai

"Pendekatan politis yang akhirnya mengecilkan profesionalisme akan dinilai oleh masyarakat seluruh Indonesia, seperti janji kampanye yang diminta aksi nyatanya, bukan sekedar narasi atau retorika," katanya.

Padahal, menurut anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Formula E tidak dikenal oleh masyarakat Jakarta. Menurutnya, warga Jakarta tidak membutuhkan balapan Formula E saat ini. 

"Artinya Jakarta yang memperkenalkan Formula E, bukan sebaliknya. Citra Formula E yang naik dengan menggunakan uang rakyat Jakarta," katanya. 

Ahmad Sahroni resmi ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Formula E oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (25/11/2021) lalu. 

Selain Sahroni, Ketua MPR RI sekaligus Ketua IMI Bambang Soesatyo juga ditunjuk sebagai dewan pengarah gelaran Jakarta E-Prix 2022 itu.

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19