Kompas TV video sinau

Hati-hati, Ini Efek Terlalu Sering Pakai Earphone bagi Pendengaran

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:15 WIB

KOMPAS.TV - Perangkat earphone saat ini semakin banyak digunakan dalam segala aktivitas. Mulai dari mendengarkan musik, menonton video, belajar, hingga saat bekerja pun tak lepas dari penggunaan earphone.

Namun, tahukah kamu kebiasaan memakai earphone ini dapat membawa dampak negatif untuk indera pendengaran.

Sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan di Journal of the American Medical Association menunjukkan, terlalu sering atau terlalu lama dapat menimbulkan gangguan hingga kehilangan pendengaran.

Studi lain dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat hampir 50 persen penduduk berusia antara 12-35 tahun mengalami penurunan pendengaran akibat penggunaan perangkat earphone dengan volume suara terlalu kencang.

Normalnya, suara orang mengobrol berada di angka 60 desibel sehingga bisa didengarkan tanpa batas maksimal dan tidak akan merusak pendengaran.

Baca Juga: Pakai Headset untuk Dengarkan Musik Saat Naik Motor Bisa Didenda Rp 750.000

Sementara, volume suara musik rata-rata dari penggunaan earphone sebesar 95 hingga 105 desibel. Semakin keras sebuah bunyi, semakin sebentar juga durasi yang dibutuhkan untuk mengganggu pendengaran.

Jika terus-terusan terpapar volume kencang, sel-sel sensorik di dalam telinga akan kelelahan, dan menimbulkan gejala seperti pusing, sakit kepala, telinga berdenging, hingga pendengaran jadi berkurang atau tidak jernih.

Jika Anda pengguna earphone dalam beraktivitas sehari-hari, ada beberapa tips pakai earphone yang aman bagi telinga yang dapat diikuti.

Gunakan kurang dari 60 persen volume maksimal, dan pastikan untuk membatasi penggunaan earphone tidak lebih dari 60 menit. Beri jeda istirahat setelah pakai earphone selama 60 menit, dan jangan gunakan earphone saat berkendara atau berada di jalan raya.

Selain itu, bersihkan earphone secara rutin dan periksakan pendengaran Anda secara teratur untuk mencegah efek penggunaan earphone.

(*)

Grafis: Joshua Victor

Penulis : Gempita Surya

Sumber : diolah dari berbagai sumber



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:01
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19