Kompas TV regional berita daerah

Sengketa Pengelolaan Makam Sultan Suriansyah, Pemkot Banjarmasin Dinilai Lamban Lakukan Penanganan

Rabu, 1 Desember 2021 | 06:45 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Belasan warga mendatangi Kantor Balai Kota Banjarmasin (29/11/2021).

Massa melakukan aksi mempertanyakan kepastian pembentukan Badan Pengelola Makam Sultan Suriansyah atau Makam Raja Banjar yang tertampung di dalam SK Wali Kota nomor 563 tahun 2020.

Sembari memamerkan beberapa spanduk aspirasi mereka yang menghadap ke depan Kantor Balai Kota Banjarmasin yang bertuliskan "apa kabar SK Wali Kota nomor 563 tahun 2020."

Baca Juga: Suasana Mencekam Detik-detik Longsor di Pulau Sembilan Kotabaru, Puluhan Rumah Rusak

Aksi tersebut dipimpin Maulana mengklaim dirinya sebagai Penggagas Pembaharuan Pengelolaan Makam Sultan Suriansyah.

Lambannya penanganan penyelesaian sengketa pengelolaan menjadi dasar mereka untuk berunjukrasa dan meminta sesegeranya dibentuk badan pengelola makam sultan suriansyah di dalam unit pelaksana teknis daerah atau UPTD Kawasan Wisata Banjarmasin.

Agar konflik saling klaim juriat soal pengelolaan Makam Sultan Suriansyah segera selesai.

"Kita meminta kepastian Wali Kota terkait SK yang dia tulis, karena selama ini kami lihat agak lambat kerjanya," ungkap Maulana.

Menanggapinya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Banjarmasin, Doyo Pudjadi mengatakan pemkot sedang berproses dari segi aspek pengelolaan manajemen dan aspek penataan kawasan.

Sehingga massa diminta bersabar lantaran perlu butuh ketelitian dan pemikiran dalam membuat sebuah kebijakan.

"Pemko tentunya tidak bisa sertabmerta, kalau cepat tapi salah ya percuma, kami tidak melalaikan, tidak, berproses, hampir rampung kok," ucap Doyo.

Baca Juga: HST Dilanda Banjir Berulang, Wakil Bupati Harapkan Bendungan

Meski demikian asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Banjarmasin, Doyo Pudjadi berharap konflik perebutan ahli waris antar kubu segera selesai.

Agar Makam Sultan Suriansyah yang berstatus cagar budaya dapat dikelola secara baik. 

Penulis : KompasTV Banjarmasin

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Warga Ramai Berburu Hampers Imlek

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:10 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19