Kompas TV nasional politik

Soal Dugaan Korupsi Asabri, Sepuluh Tersangka Manajer Investasi Siap Disidang

Rabu, 1 Desember 2021 | 06:56 WIB
soal-dugaan-korupsi-asabri-sepuluh-tersangka-manajer-investasi-siap-disidang
Mobil Ferrari F12 Berlinetta milik HH, tersangka kasus korupsi Asabri yang disita Kejaksaan Agung. (Sumber: Kejaksaan Agung)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Sepuluh tersangka manajer investasi kasus dugaan korupsi dan pencucian uang di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri ) siap dibawa ke meja hijau.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Supardi mengatakan, saat ini berkas tersebut sudah diberikan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk diteliti kembali.

Adapun, waktu penelitian berkas tersebut maksimal 14 hari sejak diserahkan.

"Kalau dinilai sudah lengkap, barulah berlanjut pada penyerahan tersangka,"  terangnya, Selasa (30/11/2021), seperti dikutip dari Kontan.co.id.

Namun, Supardi enggan menjelaskan terkait hasil penyelidikan terhadap 10 manajer investasi atas peran mereka dalam perkara yang disebut-sebut merugikan negara hingga Rp22,78 triliun.

"Materi tidak bisa saya share," katanya.

Penetapan sepuluh tersangka manajer investasi tersebut, sebelumnya juga telah diumumkan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Leonard mengatakan, penetapan terhadap sepuluh tersangka korporasi manajer investasi ini berdasarkan atas gelar perkara penyidik.

Dari hasil penyelidikan penyidik ditemukan bahwa terdapat pengelolaan reksadana yang dilakukan tidak secara profesional dan independen karena dikendalikan oleh pihak-pihak tertentu sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Baca Juga: Kejagung: Ada Negara di Luar Asia Tawarkan Diri Serahkan Aset Tersangka Asabri

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Gading Persada

Sumber : Kontan.co.id



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:14
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19