Kompas TV regional peristiwa

Usut Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Istri Muda Diperiksa Polisi ke-12 Kalinya

Selasa, 30 November 2021 | 14:10 WIB

KOMPAS.TV - Dari kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, saudara untuk ke-12 kalinya, polisi kembali memanggil istri muda Yosep, Mimin Mintarsih untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Hingga hari ke-103 pasca pembunuhan, pelaku pembunuhan ini masih belum terungkap.

Kasus pembunuhan ibu dan anak yang jasadnya ditemukan di bagasi mobil di Kampung Ciseuti, Jalancagak, Subang, Jawa Barat belum juga menemui titik terang.

Baca Juga: Pembunuhan di Subang Sudah 3 Bulan, Pelaku Belum Terungkap

Walau telah memeriksa sejumlah saksi, polisi masih belum juga menemukan pelaku pembunuhan keji tersebut.

Pada Senin, 29 November penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Barat kembali memanggil istri muda Yosep yang juga suami korban untuk diperiksa sebagai saksi.

Dua anak Mimin, serta dua orang saksi lain yang merupakan teman dari anak Mimin juga turut diperiksa.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami informasi yang menyebut bahwa ketika kejadian pembunuhan terjadi salah satu anak Mimin tidak ada di rumah.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi Chaniago menyebut, guna percepatan penyidikan polisi mengambil alih kasus ini ke Polda Jabar, terlebih mempertimbangkan ketersediaan alat penyidikan.

Kasus pembunuhan ibu dan anak ini terjadi pada 18 Agustus lalu. Namun demikian, hingga hari ke-103 pasca peristiwa pembunuhan Tuti Suhartini dan anaknya Amalia Mustika Ratu polisi belum juga bisa mengungkap siapa pelakunya.

Polisi masih terus melakukan berbagai upaya di antaranya dengan terus mengumpulkan bukti, menggali informasi hingga data yang bisa menjadi titik terang untuk mengukap pelaku pembunuhan tersebut.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:14
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19