Kompas TV nasional wawancara

Dendam dan Sakit Hati Kerap Jadi Motif Pembunuhan Hingga Mutilasi, Ini Kata Psikolog

Selasa, 30 November 2021 | 14:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus pembunuhan disertai mutilasi paling anyar di Bekasi, mengungkap para pelaku merupakan orang dekat korban.

Motif dendam menyulut para pelaku untuk membunuh dan memutilasi korbannya di Kedungwaringin, Bekasi.

Mengapa pembunuhan disertai mutilasi kerap muncul dari waktu ke waktu?

Kita membahasnya bersama Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto, Psikolog Forensik, Reza Indragiri Amriel, dan Sosiolog, Soeprapto. 

Upaya identifikasi atas beberapa bagian tubuh manusia dilakukan, untuk memastikan identitas korban, meskipun salah seorang keluarga meyakini korban sebagai adiknya, yang berinisial RS.

Nantinya, tim forensik akan mencocokkan hasil identifikasi dengan sampel DNA dan data antemortem, yang diberikan oleh pihak keluarga.

Terlebih ditemukan KTP korban, dan para pelaku terlihat terakhir kali bersama korban di sebuah warung.

Kasus mutilasi di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, diduga terjadi di sebuah tempat penitipan kendaraan roda dua di kawasan Gedung Juang, Tambun Selatan.

Para pelaku diduga membunuh korban dan memutilasi jenazahnya di lokasi ini.

Polisi menyebut motif mutilasi berlatar belakang masalah asmara.

Menurut polisi, pelaku sakit hati kepada korban, karena dianggap pernah mencabuli istrinya,

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19