Kompas TV regional wawancara

Aksi Baku Hantam Kopassus Vs Brimob Viral di Media Sosial, DPR : Kondisi Lapangan Bisa Jadi Pemicu

Senin, 29 November 2021 | 22:45 WIB

Penulis : Shinta Milenia

KOMPAS.TV - Personel Satgas Nanggala Kopassus bentrok dengan Satgas Amole di Timika, Papua pada Sabtu (27/11/2021)  lalu.

Bentrokan terjadi diduga karena kesalahpahaman mengenai harga rokok.

Aksi tersebut terekam kamera warga dan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, segerombolan orang yang diduga merupakan oknum Brimob dari Satgas Amole berlari sambil berteriak.

Tak hanya itu, tembakan senjata api juga terdengar beberapa kali.

Akibat kejadian ini diketahui 5 orang anggota Brimob mengalami luka.

Baca Juga: Truk Pengendalian Masyarakat Polda Gorontalo Terbalik, 16 Personel Polri Luka-Luka

Polda Papua bersama Mabes Polri menegaskan, bentrokan antara prajurit dari Satgas Nanggala dan Personel Brimob Polri dari Satgas Amole di Timika, Papua Sabtu 27 november 2021 terjadi akibat kesalahpahaman.

Kini kedua belah pihak telah berdamai, namun tindakan disiplin akan tetap dilakukan kepada personel yang terlibat bentrokan.

Panglima TNI,  Jenderal Andika Perkasa memastikan akan memproses semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam bentrokan di Papua.

“Mereka yang berada dilapangan itu dalam suasana tingkat ketegangan psikologis yang luar biasa. Ini mungkin karena kewaspadaan yang dituntut terus meerus 24 jam. Itu tentu akan mempengaruhi jiwa dan kepribadian baik personel Polri maupun personel TNI, apalagi mereka dalam Satgas Anggala dan Amole, mungkin juga ada satgas yang lainnya,” Ujar anggota Komisi III DPR Fraksi PPP, Arsul Sani.

Baca Juga: Viral Baku Hantam Marinir vs Raider Angkatan Darat, TNI AL Beri Penjelasan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:05
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19