Kompas TV nasional politik

Santer Bakal Ada Reshuffle Kabinet, Waketum PPP: Saya Tanya Tokek Istana Dulu

Senin, 29 November 2021 | 20:09 WIB
santer-bakal-ada-reshuffle-kabinet-waketum-ppp-saya-tanya-tokek-istana-dulu
Arsul Sani Wakil Ketua Umum PPP yang juga Anggota Komisi III DPR RI (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS TV - Sinyal Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat kian terbaca oleh publik. 

Salah satunya dengan terbitnya peraturan presiden soal posisi wakil menteri, di sejumlah kementerian. 

Kemudian, pensiunnya Marsekal Hadi Tjahjanto dari Panglima TNI dinilai sejumlah pihak kalau mantan KSAU itu masih akan diminta dedikasinya untuk membantu kerja Kepala Negara hingga akhir 2024 mendatang. 

Baca Juga: Ternyata Jokowi Mengaku Belum Kepikiran Reshuffle

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menyebut, dirinya hingga kini belum pernah mendapatkan informasi ihwal adanya perombakan jajaran pembantu presiden. 

Anggota Komisi III DPR RI itu berkelakar kalau dirinya akan mencari tahu soal kebenaran isu tersebut kepada hewan-hewan tokek yang aktivitasnya hanya merayap di dinding Istana Kepresidenan. 

"Hah reshuflle?Saya tanya tokek istana dulu," kata Arsul sembari tertawa saat menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (29/11/2021). 

Baca Juga: PKS Ingatkan Jokowi Jangan Reshuffle Kabinet Karena Bagi-bagi Kekuasaan

Ia menjelaskan, tradisi Presiden Jokowi saat melakukan reshuffle kabinet itu tak pernah melakukan diskusi atau memanggil para pimpinan partai politik. 

"Pak Jokowi itu tidak pernah diomongkan termasuk dengan pimpinan partai politik jauh-jauh hari, enggak pernah. Jadi kalau dalam waktu yang sangat dekat, itu bisa dua kali 24 jam." 

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:28
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19