Kompas TV nasional berita utama

Puan Minta Pemerintah Siaga Hadapi Covid-19 Omicron: Karantina Tidak Boleh Hanya Baik di Atas Kertas

Senin, 29 November 2021 | 17:57 WIB
puan-minta-pemerintah-siaga-hadapi-covid-19-omicron-karantina-tidak-boleh-hanya-baik-di-atas-kertas
Puan Maharani pun takjub dengan Muhammadiyah di milad ke-109, begitu halnya Jenderal Sigit (Sumber: Tangkapan layar sambutan Puan di Milad Muhammadiyah)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani meminta Pemerintah bersiaga terhadap COVID-19 Varian Omicron.

Satu di antaranya dengan memberlakukan aturan karantina yang tidak hanya ketat sebatas di atas kertas.

Demikian Puan Maharani mengatakan seperti dikutip dari Antara, Senin (29/11/2021).

“Aturan karantina tidak boleh hanya baik di atas kertas, tapi harus sampai kepada pelaksanaannya,” tegas Puan.

Menurut Puan, memperketat pengawasan pelaksanaan aturan karantina di Indonesia adalah hal penting yang harus diberlakukan dalam rangka mencegah masuknya COVID-19 Varian Omicron.

“Perketat pengawasan aturan karantina bagi pelaku perjalanan dari luar negeri,” tegasnya.

Sebagai informasi, Varian B.1.1529 Omicron pertama kali ditemukan di Botswana, Afrika Selatan. Kemudian COVID-19 Varian Omicron, terdeteksi terjadi di sejumlah negara di luar Afrika antara lain Hong Kong.

Baca Juga: Antisipasi Masuknya Covid-19 Varian Omicron, Jepang Tutup Perbatasan dari Semua Pelancong Asing

Dalam informasi yang berkembang, Varian B.1.1529 Omicron disebut-sebut lebih berbahaya daripada Covid-19 varian delta.

Puan pun menegaskan kepada pemerintah untuk melakukan pengawasan ketat di berbagai pintu masuk ke Indonesia. Tidak hanya untuk pintu masuk melalui bandara, tapi juga laut dan darat.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19