Kompas TV regional kriminal

Motif Sakit Hati, Seorang Ojol di Bekasi Jadi Korban Mutilasi

Senin, 29 November 2021 | 17:20 WIB

KOMPAS.TV - Indra Hakim masih berduka, ia kembali mengenang sosok Ridho Suhendra anak tertuanya yang dikenal tertutup.

Ridho tak banyak bicara, ia lebih sering menghabiskan waktu bersama teman-teman di luar rumah.

Meski begitu, Ridho merupakan pekerja keras. Ia ingin mengubah nasib dan meninggalkan pekerjaan lamanya sebagai pengendara ojek online.

Ia pun sempat meminta dokumen kartu keluarga kepada sang ibu.

Kepergian Ridho pada 8 November lalu menjadi hari terakhir baginya dan keluarga untuk melihat sosok Ridho.

Betapa terkejutnya saat Indra diberitahu polisi, sang anak menjadi korban mutilasi yang dilakukan oleh tiga orang teman.

Baca Juga: Ayah Korban Mutilasi di Bekasi: Mati Itu Takdir, tapi Apa Harus Begitu?

Sebelumnya pada Sabtu (27/11) siang, warga Bekasi digemparkan dengan beberapa potongan tubuh di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Polisi yang melakukan olah TKP langsung memasang garis polisi dan memintai keterangan sejumlah saksi.

Potongan tubuh yang ditemukan langsung diidentifikasi dan diketahui merupakan milik Ridho Suhendra.

Terungkapnya identitas korban semakin memudahkan polisi untuk menangkap dua pelaku pembunuhan, sementara satu orang lain masih buron.

Dari keterangan tersangka polisi pun menemukan TKP pembunuhan di sebuah toilet lahan parkir motor di Tambun, Bekasi, serta lokasi dibuangnya sisa tubuh korban di Karawang, Jawa Barat.

Kini pihak keluarga korban dapat sedikit bernapas lega, lantaran semua bagian tubuh korban telah ditemukan.

Harapan mereka, ada keadilan bagi Ridho yang telah  dihabisi dengan cara mengenaskan.

Pihak keluarga kini tengah menanti jenazah korban dikembalikan agar bisa dimakamkan secara layak.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19