Kompas TV nasional sapa indonesia siang

Kompas TV Berduka, Jurnalis Syamsul Bahrie Tutup Usia

Senin, 29 November 2021 | 14:59 WIB

KOMPAS.TV - Keluarga besar Kompas TV tengah berduka, salah satu personel Kompas TV Syamsul Bahrie meninggal dunia pada Minggu (28/11) malam karena sakit.

Duka mendalam kini tengah dirasakan oleh keluarga Kompas TV, Syamsul Bahrie atau yang akrab disapa Acul, karyawan Kompas TV sebagai koordinator siaran langsung tutup usia.

Almarhum disemayamkan di kediamannya di kawasan Duri Kosambi dan dishalatkan di masjid terdekat.

Diiringi keluarga, kerabat, dan sahabat almarhum dimakamkan di TPU Keramat Ketapang, Duri Kosambi, Jakarta Barat, pagi tadi (29/11).  

Almarhum Acul meninggal Minggu malam pada usia 37 tahun saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, ia meninggalkan istri dan satu orang anak.

Semasa hidupnya, Syamsul Bahrie dikenal sebagai sosok periang, penuh semangat, dan pekerja keras.

Ia bergabung bersama keluarga Kompas TV sejak 1 September 2011 atau sudah lebih dari 10 tahun.

Berawal dari seorang juru kamera di pemberitaan harian dan magazine hingga menjabat sebagai koordinator siaran langsung atau korlive.

Peliputan yang dilakuna almarhum Acul bersama tim banyak meraih penghargaan, seperti BNPB award soal kebencanaan, peliputan cincin api tahun 2013.

Dan menyabet penghargaan di Agrarian Award 2016 dengan tema peliputan simalakama Tol Trans Jawa.

Kontribusinya almarhum Syamsul Bahrie bagi kemajuan Kompas TV sudah tidak diragukan lagi. Dedikasinya terhadap pekerjaan menginspirasi para jurnalis yang bernaung di atap Kompas TV.

Doa kami teriring untukmu Syamsul Bahrie seorang saudara, sahabat, dan rekan kerja yang selalu menebarkan tawa, semangat, dan kerja keras, selamat jalan.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19