Kompas TV nasional peristiwa

Ketua Pelaksana Formula E akan Bersurat ke KPK Minta Pendampingan dan Pengawasan

Senin, 29 November 2021 | 15:12 WIB
ketua-pelaksana-formula-e-akan-bersurat-ke-kpk-minta-pendampingan-dan-pengawasan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni di Balai Kota DKI, Senin (29/11/2021) (Sumber: Hasya Nindita/Kompas.tv)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni mengatakan, pihaknya akan mengirim surat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta pendampingan dan pengawasan ketat pelaksanaan Formula E di Jakarta. 

"Untuk KPK saya nanti berkirim surat meminta untuk audiensi dengan KPK untuk meminta langsung pendampingan dan pengawasan ketat dari awal sampai akhir," kata Sahroni kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/11/2021).

Tidak hanya KPK, Sahroni mengatakan, pihaknya juga akan meminta pengawasan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

"Bukan hanya KPK, tapi juga BPK, untuk meminta secara audited mengawasi progres dan pelaksanaan Formula E," kata Sahroni.

Baca Juga: Anies Jelaskan 3 Alasan Tunjuk Ahmad Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E

Pelibatan KPK dan BPK, kata Sahroni, dibutuhkan untuk memastikan pelaksanaan Formula E berjalan tanpa masalah. 

Ditambah lagi, ujar Sahroni, ajang Formula E merupakan ajang internasional yang akan ditonton lebih dari 170 negara dan diharapkan dapat membawa efek ekonomi yang positif bagi negara. 

"Mudah-mudahan ini punya efek ekonomi yang diprogramkan oleh pemerintah yaitu pemulihan ekonomi tahun depan," katanya. 

Diketahui, ajang Formula E akan digelar di Jakarta pada 4 Juni 2022 mendatang. Sahroni ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Formula E oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Terkait penunjukkannya, Sahroni turut menyampaikan rasa terima kasih. 

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19