Kompas TV regional berita daerah

Keseruan Anak Bermain Alat Musik Cetik Khas Lampung

Senin, 29 November 2021 | 14:56 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Cetik atau yang juga dikenal sebagai Gamolan Pekhing merupakan salah satu alat musik tradisional khas Lampung yang dapat dimainkan dengan cara diketuk menggunakan alat gamolan itu sendiri yang terbuat dari bambu.

Sebagai salah satu warisan budaya, Cetik sudah sepatutnya diperkenalkan kepada generasi muda untuk dilestarikan keberadaannya.

Baca Juga: Jangan dibuang! Minyak Jelantah Bisa Diolah Jadi Sabun Cuci Pakaian

Seperti salah satunya, kegiatan sejumlah anak yang tergabung dalam Taman Baca Oase saat belajar Cetik di kawasan Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung.

Selain upaya melestarikan keberadaan Cetik, Pendiri Taman Baca Oase Ulung M Rusdi mengatakan bahwa kegiatan ini juga dijadikan sebagai kegiatan positif untuk mengisi hari yang lebih bermanfaat di tengah pandemi Covid-19.

“Jadi, mereka anak-anak dapat mengenal, mencintai alat tradisional dan mengimbangi teknologi, seperti handphone, game,” kata dia.

Menurut Amanda Ramadina peserta didik Taman Baca Oase, belajar Cetik begitu mengasyikkan dan dapat mengisi waktu bermain yang lebih produktif dibanding bermain gawai yang berlebihan.

“Banyak kegiatan di sini, salah satunya main cetik dan baca buku juga. Jadi, kami banyak meluangkan waktu di sini daripada main gadget,” ujarnya.

Selain, belajar alat musik tradisional khas Lampung. Hal menarik lainnya, ialah kegiatan yang dilakukan anak-anak ini, dilakukan di atas septic tank yang sudah disulap menjadi taman baca dan bermain yang layak bagi anak.

Baca Juga: Cegah Anemia, Mahasiswi Unila Membuat Kue Berbahan Daun Kelor

Ke depan, diharapkan kegiatan mengenal serta mempelajari alat musik dan permainan tradisional dapat terus dilakukan sebagai salah satu upaya mengurangi kecanduan gawai pada anak-anak.

#cetik #alatmusiktradisional #tamanbacaoase

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19