Kompas TV nasional update corona

Negara Tetangga Mulai Perketat Pintu Masuk karena Varian Omicron, Bagaimana Indonesia?

Senin, 29 November 2021 | 00:30 WIB
negara-tetangga-mulai-perketat-pintu-masuk-karena-varian-omicron-bagaimana-indonesia
Ilustrasi suasana Bandara Changi Singapura selama pandemi Covid-19. Singapura dan Malaysia kini mulai memperketat aturan di pintu masuk negaranya guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron. (Sumber: GETTY IMAGES)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dua negara tetangga Indonesia, yakni Malaysia dan Singapura, mulai mengambil langkah antisipasi terkait penyebaran Covid-19 varian Omicron dari Afrika Selatan.

Menurut informasi yang telah dirangkum oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), keduanya sama-sama telah menerapkan larangan masuk bagi para pedatang dari sejumlah negara.

Pertama, pemerintah Malaysia melarang masuk warga negara asing yang memiliki riwayat perjalanan dari Afrika Selatan, Botswana, Eswatini, Leshoto, Mozambik, Namibia, dan Zimbabwe dalam 14 hari terakhir.

Sedangkan, Singapura tak hanya melarang masuk para pelaku perjalanan internasional dari beberapa negara, namun juga tak memperbolehkan mereka untuk sekadar transit.

Baca Juga: Soal Varian Omicron, Luhut Pastikan Indonesia Tak akan Lockdown: Tidak Selesaikan Masalah

Tentunya, kebijakan tersebut hanya berlaku bagi mereka yang selama dua pekan terakhir memiliki riwayat perjalanan dari Botswana, Eswatini, Leshoto, Mozambik, Namibia, Afrika Selatan, dan Zimbabwe.

Akan tetapi, terdapat kelonggaran bagi warga negara Singapura yang pernah singgah di negara-negara tersebut sehingga tetap bisa masuk ke Negeri Singa itu, dengan catatan harus karantina selama 10 hari.

Di samping itu, pemerintah Singapura juga akan menggencarkan tes Covid-19 bagi setiap warga negara asing yang masuk ke wilayahnya.

Sementara, ketika dua negara tersebut nampak begitu waspada terhadap varian Omicron, bagaimana dengan strategi Indonesia dalam upaya penanggulangannya?

Baca Juga: Belum Temukan Varian Omicron di Indonesia, Pemerintah Intensifkan Genome Sequencing

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19