Kompas TV advertorial

Siaga Bencana Alam di Tengah Pandemi Butuh Kesadaran Kolektif Masyarakat

Senin, 29 November 2021 | 08:00 WIB
siaga-bencana-alam-di-tengah-pandemi-butuh-kesadaran-kolektif-masyarakat
Dialog dari Media Center Forum Merdeka Barat (FMB 9) KPCPEN, Jumat (26/11/2021). (Sumber: Dok. Kominfo KPCPEN)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Bencana alam saat pandemi dinilai perlu perhatian khusus. Pasalnya, lokasi pengungsian dan tindak penyelamatan berpotensi menjadi titik penularan Covid-19 jika tidak disertai protokol kesehatan (prokes).

Untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak dan kesadaran kolektif masyarakat agar dampak bencana alam dapat ditekan. Hal tersebut dikatakan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah dalam dialog dari Media Center Forum Merdeka Barat (FMB 9) KPCPEN, Jumat (26/11/2021).

Anna juga menjelaskan bahwa selain bencana alam saat cuaca ekstrim, Bojonegoro juga memiliki risiko bencana industri karena merupakan penghasil migas.

Meskipun angka kejadian bencana alam terus berkurang hingga tahun ini, jelas Anna, upaya mitigasi dan sosialisasi tetap harus digencarkan.

“Dengan kita siaga, selalu melakukan pengecekan, sosialisasi, simulasi, maka masyarakat akan tenang (tidak panik) dan ikut bersiaga,” kata Anna.

Melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait, pemda setempat berupaya melakukan langkah mitigasi yang dimaksud. Sedangkan sosialisasi, sambungnya, merupakan kewajiban agar masyarakat selalu sadar dan peduli dengan perubahan di lingkungannya.

Dengan data yang sudah saling terhubung, sosialisasi juga dapat dijalankan melalui media digital dan media sosial.

“Dengan kita siaga, selalu melakukan pengecekan, sosialisasi, simulasi, maka masyarakat akan tenang (tidak panik) dan ikut bersiaga,” lanjut Anna.

Baca Juga: Hambat Penanganan Covid-19, Kemkominfo Gencarkan Upaya Pemutusan Informasi Hoaks

Regulasi tentang santunan bencana juga disiapkan sebagai salah satu solusi pemulihan bagi masyarakat terdampak.

Penulis : Elva Rini

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:41
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19