Kompas TV nasional kesehatan

Tipe Jerawat yang Sulit Untuk Ditangani PART 2 | AYO SEHAT

Minggu, 28 November 2021 | 20:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Membahas mengenai permasalahan jerawat, jerawat terbagi dalam tiga klasifikasi. Mulai dari jerawat kecil disebut komedo, yang terbentuk karena penyumbatan pori-pori, sehingga membesar dan berubah menjadi hitam karena tercampur udara.

Komedo tidak begitu kelihatan, dan tidak sakit, namun hanya terasa jika diraba.

Berikutnya adalah jerawat sedang, yang lebih mudah dilihat karena berbentuk tonjolan kecil kemerah-merahan. Jerawat ini tumbuh karena pori-pori kulit muka tersumbat kotoran sehingga kulit terinfeksi bakteri.

Dan ada juga jerawat batu, yang mempunyai ukuran cukup besar dengan tonjolan yang meradang merah hampir ke seluruh bagian wajah. Jerawat jenis ini biasanya paling mengganggu pikiran, dan sering kali meninggalkan bekas di wajah.

Kondisi jerawat sedang dan jerawat  yang berat perlu untuk konsultasi atau berobat ke dokter sehingga mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Tipe Jerawat Yang Sulit Untuk Ditangani PART 1 | AYO SEHAT

Ada satu tipe jerawat yang sangat sulit untuk ditangani yakni Acne Conglobata.

Acne Conglobata berupa nodul merah yang meradang dengan ukuran yang besar, dapat muncul diwajah dagu hingga leher dan juga sering timbul di dada serta punggung.

Acne yang sudah serius atau bisa dibilang berat, bahkan yang sudah termasuk infeksi dan sudah meradang, biasanya komplikasi yang timbul yakni pertama adalah adanya scar atau bopeng-bopeng.

Komplikasi yang kedua yaitu warna yang tidak sama atau tidak merata.

Seperti misalnya muka yang berjerawat seringkali terlihat bekas berwarna hitam pada jerawat yang sudah tidak meradang.

Maka dari itu, dengan adanya bopeng-bopeng bekas jerawat akan mempersulit penanganan pada pasien berjerawat, kemudian dapat menurunkan kepercayaan diri pasien, bahkan sampai minder dan depresi.

Baca Juga: Apa Sih Faktor yang Membuat Jerawat Timbul? Simak Informasi Berikut | AYO SEHAT

Penulis : Shinta Milenia

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19