Kompas TV internasional kompas dunia

Politikus Senior Malaysia Sebut Negaranya Kalah dari Indonesia dalam Penanganan Korupsi dan Covid-19

Minggu, 28 November 2021 | 18:31 WIB
politikus-senior-malaysia-sebut-negaranya-kalah-dari-indonesia-dalam-penanganan-korupsi-dan-covid-19
Politikus senior Malaysia, Lim Kit Siang (kemeja putih) di Kuala Lumpur pada 2012. (Sumber: Firdaus Latif via Wikimedia)

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Hariyanto Kurniawan

KUALA LUMPUR, KOMPAS.TV - Politikus senior Malaysia, Lim Kit Siang, menyampaikan kekecewaannya atas kondisi politik Malaysia belakangan ini. Lim mengkritik kembali berkuasanya koalisi Barisan Nasional dan kembalinya terpidana Najib Razak ke kancah politik.

Politisi berusia 80 tahun itu menuduh Najib berupaya kembali menjadi perdana menteri Malaysia pada pemilihan umum mendatang.

Lim menyebut, jika Najib sukses, maka Malaysia akan menjadi “bahan tertawaan dunia”, terutama di negara tetangga, Indonesia.

Lim mengklaim Indonesia lebih sukses dalam hal pemberantasan korupsi dan penanganan pandemi Covid-19.

“Jika Najib sukses, Malaysia akan kembali menjadi bahan tertawaan dunia, khususnya di Indonesia yang telah mengejar Malaysia dalam pemberantasan korupsi dua dekade terakhir,” tulis Lim di situsweb pribadinya pada 24 November lalu.

Baca Juga: Takut Varian Baru Covid-19, Malaysia Berlakukan Larangan Masuk bagi 7 Negara Afrika

“Malaysia terus menjadi lebih korup sedangkan Indonesia terus menjadi kurang korup,” klaimnya.

Lim menjamin klaimnya akan terbukti saat Transparency International (TI), sebuah koalisi global pemberantasan korupsi, merilis Indeks Persepsi Korupsi (CPI) pada Januari 2022.

Kembalinya Najib ke kancah politik disebut Lim sebagai tanda merosotnya pembarantasan korupsi Malaysia.

Najib Razak sendiri telah diputus bersalah dalam skandal penggelapan uang 1MDB  yang merugikan negara sekitar USD4,5 miliar.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19