Kompas TV entertainment selebriti

Alasan Haru Nirina Zubir Bertekad Bongkar Kasus Mafia Tanah Riri Khasmita, Ternyata...

Minggu, 28 November 2021 | 13:49 WIB
alasan-haru-nirina-zubir-bertekad-bongkar-kasus-mafia-tanah-riri-khasmita-ternyata
Nirina Zubir dan ibunya Cut Indria Marzuki. (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepolisian telah menetapkan lima tersangka dalam kasus mafia tanah yang merugikan aktris Nirina Zubir. Kelima tersangka yakni Riri Khasmita, Endrianto, dan tiga notaris PPAT.

Namun, kini Nirina Zubir harus menghadapi babak baru terkait laporan Riri Khasmita yang mengaku disekap selama setahun.

Diketahui, Riri melaporkan kakak Nirina Zubir, Fadhlan Kerim, ke Polda Metro Jaya dengan jeratan Pasal 333 KUHP tentang Perampasan Kemerdekaan Seseorang.

Namun, Nirina Zubir mengaku siap menghadapi kasus tersebut apabila nantinya ada proses hukum.

Baca Juga: Nirina Zubir Bantah Kakaknya Lakukan Penyekapan terhadap Riri Khasmita dan Suami

"Pasti kita sih udah lumayan siap dengan segala bukti dan segala kemungkinan, dan segala usaha. Jadi menurut saya kaya gini sih enggak apa apa," ujar Nirina Zubir seperti dikutip dari Grid.id, Minggu (28/11/2021).

Hingga saat ini, Nirina tak gentar untuk menyelesaikan kasus tersebut demi almarhum ibunya, Cut Indria Marzuki.

Pasalnya, harta yang dirampas oleh Riri Khasmita, lanjut Nirina, tadinya dipersiapkan untuk cucu-cucu Cut Indria.

"Ini kan jerih payahnya ibu saya. Investasi ibu saya. Dan saya inget sebelum ibu saya meninggal, ibu saya sering ngomong 'sabar ya, sabar. Nanti di belakang rumah mama mau bikin buat cucu-cucu mama'," kenang Nirina Zubir.

Tekad perempuan 41 tahun itu semakin menjadi kala mengingat perjuangan Cut Indria hingga harus berjualan kue.

Penulis : Dian Nita | Editor : Fadhilah

Sumber : Grid.id



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:50
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19