Kompas TV TALKSHOW rosi

Presiden Jokowi Membebaskan Para Menteri untuk Nyapres di 2024? | Rosi

Sabtu, 27 November 2021 | 22:20 WIB

KOMPASTV - Presiden Jokowi Membebaskan Para Menteri untuk Nyapres di 2024?

(Menteri Mau Nyapres, Pengamat: Selama Menjalankan Visi Misi Presiden)

Belakangan ini, santer diberitakan para kepala daerah dan menteri mulai mengambil ancang-ancang untuk meningkatkan popularitasnya demi pencapresan di tahun 2024. Bagi Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari tidak masalah jika ada kepala daerah dan menteri yang mulai mengkampanyekan dirinya, karena calon presiden biasanya berasal dari dua jabatan tersebut. Sejauh mereka tetap menjalankan visi misi presiden dan tidak bertentangan dengan undang-undang, silakan saja. Qodari mengatakan pada akhirnya masyarakatlah yang akan menentukan sendiri pejabat publik yang mana yang akan dipilih sebagai calon presiden nantinya.

Lalu bagaimana dengan tanggapan dari Pengamat Politik SMRC, Saidiman Achmad? Setujukah ia dengan pendapat M. Qodari?

Selengkapnya hanya di dialog Rosianna Silalahi bersama Ferry Juliantono (Waketum Partai Gerindra), Aria Bima (Politisi PDI Perjuangan), Bobby Rizaldi (Ketua Pemenangan Pemilu Sumatera II DPP Golkar), Saidiman Achmad (Pengamat Politik SMRC), dan M. Qodari (Direktur Eksekutif Indo Barometer) dalam Talkshow ROSI Eps. Tebar Pesona Demi Nyapres. Tayang Kamis, 25 November 2021 pukul 20.00 WIB hanya di Kompas TV, Independen Terpercaya.

Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program ROSI setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB hanya di @kompastv. Independen Tepercaya.

Dan follow akun Instagram talkshow ROSI @rosi_kompastv juga Twitter di @Rosi_KompasTV

#RosiKompasTV #TalkshowRosi #Rosi #KompasTV #Talkshow

Penulis : Krisna Aditomo

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:05
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19