Kompas TV nasional update corona

Indonesia Belum Tutup Pintu Pelaku Perjalanan dari Negara yang Terdeteksi Varian Baru Omicron

Sabtu, 27 November 2021 | 20:40 WIB
indonesia-belum-tutup-pintu-pelaku-perjalanan-dari-negara-yang-terdeteksi-varian-baru-omicron
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan varian baru Omicron yang menyebar di Afrika Selatan, Sabtu (27/11/2021). (Sumber: KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Kesehatan telah mewaspadai varian baru B.1.1.529 atau varian Omicron yang menyebar di Afrika Selatan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, Kemenkes telah meminta pengawasan terhadap pelaku perjalanan di negara yang terdeteksi varian Omicron untuk diwaspadai secara ketat.

Menurut Siti negara yang sudah mengkonfirmasi adanya varian Omicron adalah Afrika Selatan, Botswana, dan Hongkong. 

Baca Juga: 6 Fakta Virus Corona Omicron, Varian Baru yang Dapat Picu Gelombang Ketiga Covid-19

Selain itu Kemenkes juga meminta agar pelaku perjalanan dari ketiga negara tetangga tersebut tetap menjadi perhatian.

Hal ini dikarenakan Afrika Selatan, Botswana bukan menjadi atau termasuk 19 negara yang sudah bisa melakukan perjalanan destinasi wisata ke Indonesia.

"Kita terus memonitor perkembangannya. Sampai saat ini belum ada pelarangan masuknya WNA maupun WNI dari negara-negara tersebut. Kita terus memonitor dan melakukan pengetatan terutama yang akan melakukan mudik di libur Natal dan tahun baru," ujar Siti dalam keterangan video, Sabtu (27/11/2021).

Lebih lanjut Siti menjelaskan pemerintah telah membuat aturan pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia harus melewati masa karantina serta melakukan tes PCR sebanyak tiga kali.

Baca Juga: Ilmuwan Sebut Varian Omicron Punya Tingkat Reproduksi 2, Apa Artinya?

Aturan pengetatan ini untuk mencegah masuknya varian baru, seperti sebelumnya yang lolos masuk ke Indonesia yakni varian Delta.

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19