Kompas TV nasional peristiwa

Aksi Demo Berujung Ricuh, Pengurus Ormas PP Menduga ada Penyusup

Sabtu, 27 November 2021 | 14:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila, Razman Arif Nasution menduga bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukan di depan Gedung DPR RI Senayan dan berujung ricuh ini disusupi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Salah satunya yang menjadi sorota yakni terkait video viral seorang pria yang terlihat mengajak warga agar tak segan membunuh orang lain.

“Seolah-olah ada yang mendoktrinasi, ada baju PP disitu bunuh saja, bunuh saja, video itu nanti akan kami kroscek,” kata Razman

Terkait komunikasi di internal, sedari awal pengurus telah memberikan intruksi bahwa dilarang untuk melakukan penganiayaan terhadap aparatur sipil negara yang berseragam atau tidak.

Baca Juga: Ormas Pemuda Pancasila Unjuk Rasa Tuntut Junimart Dipecat

Razman juga berjanji apabila mereka menemukan pelakunya, PP akan langsung menyerahkan ke Polda Metro Jaya.

Diketahui sebelumnya, kejadian ini berlangsung saat ormas PP lakukan unjuk rasa di halaman gedung DPR untuk menuntut Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang untuk meminta maaf atas ucapannya yang meminta Kemendagri meminta menindak ormas nakal.

Pada saat tersebut, diwarnai aksi pemukulan oleh sejumlah orang terhadap Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali.

Hal ini membuat Kapolres Metro jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi geram,

“Perwira kami, AKBP dikeroyok hingga luka-luka, Apa tujuan rekan rekan datang kemari ingin melawan kami mengeroyok kami. Justru kami yang mengamankan rekan rekan?,” ujar Hengki dari atas mobil komando di depan Gedung DPR, Jakarta pada Kamis (25/11)

Video Editor: Mukhammad Rengga

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:36
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19