Kompas TV regional kriminal

Pria yang Serang Polantas Pakai Parang Akhirnya Dibekuk, Berawal Anaknya Ditilang

Sabtu, 27 November 2021 | 09:41 WIB
pria-yang-serang-polantas-pakai-parang-akhirnya-dibekuk-berawal-anaknya-ditilang
Personel Polres Banyuasin Sumatera Selatan membekuk seorang pria yang berusaha menyerang personel Satlantas Pores Banyuasin menggunakan parang. (Sumber: Humas Polri)

BANYUASIN, KOMPAS.TV – Personel Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin, Sumatera Selatan, membekuk seorang pria yang berusaha menyerang personel Satlantas Pores Banyuasin menggunakan parang.

Melalui keterangan tertulis Humas Polri, Jumat (26/11/2021), Kapolres Bayuasin AKBP Imam Tarmudi menjelaskan, pelaku bernama M Nur (39), warga Kelurahan Betung, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, menyerang dua polisi lalu lintas pada Kamis (25/11/2021).

“M Nur berusaha membacok dua anggota Satlantas Polres Banyuasin yakni Bripka Kusno dan Bripka Angga, lantaran menilang motor anaknya karena melanggar lalu lintas,” kata AKBP Imam Tarmudi didampingi Kasat Reskrim AKP M.Ikang Ade Putra dan Kasat Lantas AKP Ricky Mozam saat menggelar konferensi pers di Mapolres Banyuasin, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Terungkap! Pelaku Penyerangan Dua TNI di Papua adalah KKB Pimpinan Tendius Gwijangge

Dia menambahkan, aksi premanisme tersebut dilakukan tersangka, di Simpang Tugu Polwan Kecamatan Betung Banyuasin.

M Nur menyerang dua polisi setelah anaknya ditilang karena tidak mengenakan helm dan tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan.

Si anak melapor pada pelaku dan langsung mendatangi anggota Satlantas Polres Banyuasin yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas di Simpang Tugu Polwan.

“Pelaku ini sudah dijelaskan oleh anggota, bila sang anak ditilang karena tidak mengenakan helm saat berkendara. Selain itu, tidak dapat menunjukan surat-surat kendaraan. Tetapi, tetap saja tidak terima dan mengayunkan parang dan celurit yang dibawanya ke arah anggota,” kata dia.

Saat mendatangi kedua anggota polantas tersebut, pelaku ternyata sudah menyiapkan parang dan celurit dari rumah.

Karena tidak menerima penjelasan dari anggota, pelaku menuju ke arah mobilnya dan mengambil parang serta celurit. Parang dan celurit itulah, yang diarahkan ke anggota.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:01
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19