Kompas TV bisnis kompas bisnis

Pakai Atribut Polisi untuk Kelabui Korban, Satpam dari Bandar Lampung Ini Beli HP Pakai Uang Palsu

Sabtu, 27 November 2021 | 03:40 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV -  Seorang oknum Satpam di Kota Bandar Lampung diringkus Satuan Polres Pringsewu Lampung setelah melakukan aksi penipuan, yakni pembelian ponsel genggam menggunakan uang palsu.

Untuk melancarkan aksinya, Oknum Satpam ini mengaku sebagai anggota polisi demi meyakinkan korbanya.

Tim Buser Satreskrim Polres Pringsewu Lampung meringkus aksi pengedaran uang palsu untuk membeli ponsel genggam.

Dalam melancarkan aksinya, tersanga berinisial HS (32), seorang satpam warga Jalan Karimun Jawa, Kelurahan Sukarame, Kota Bandar Lampung, mengaku berdinas di Polres Pringsewu.

Bahkan untuk meyakinkan sang korban, tersangka juga mengenakan atribut  atau perlengkapan pakaian yang identik dengan polisi; yaitu masker berlogo TNI-Polri, pakaian warna coklat, sepatu PDL, kopel, dan jaket.

Baca Juga: Kantongi Rekaman Pengeroyokan dalam Unjuk Rasa Pemuda Pancasila, Polisi akan Tetapkan Tersangka Lain

Kanit I IPDA Farhan Maulana menuturkan, tersangka diringkus polisi di rumahnya pada Rabu (24/11) sore, setelah melakukan transaksi pembelian ponsel genggam seharga Rp 3,9 juta terhadap korban atas nama Bondan Gatot Isnaeni.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti.

Di antaranya, 78 lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu, satu unit ponsel genggam, seragam satpam, atribut polri, serta satu unit sepeda motor.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 36 UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan; dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Penulis : Edwin Zhan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19