Kompas TV nasional kriminal

Pemuda Pancasila soal 16 Anggotanya Jadi Tersangka: Kami akan Beri Pendampingan Hukum

Sabtu, 27 November 2021 | 05:35 WIB
pemuda-pancasila-soal-16-anggotanya-jadi-tersangka-kami-akan-beri-pendampingan-hukum
Sejumlah massa dari Pemuda Pancasila mendatangi Gedung DPR RI, Kamis (25/11/2021). (Sumber: Fadel Prayoga/Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak 16 Anggota Pemuda Pancasila ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam dan melakukan pemukulan ke polisi.

Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila mengatakan akan memberikan pendampingan hukum jika diperlukan.

Demikian Ketua Badan Penyuluhan dan Pendampingan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Razman Arif Nasution dalam keterangannya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2021).

“Kami akan beri pendampingan langsung jika diperlukan,” ucap Razman.

Razman lebih lanjut mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak di Polda Metro Jaya terkait unjuk rasa Pemuda Pancasila di depan Gedung DPR.

Dalam keterangannya, Razman membeberkan komunikasi dilakukan mulai dari dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran hingga Dirkrimum Polda Metro Jaya, Dirintel Polda Metro Jaya, dan Kabag Wasidik.

Baca Juga: Kantongi Rekaman Pengeroyokan dalam Unjuk Rasa Pemuda Pancasila, Polisi akan Tetapkan Tersangka Lain

“Kami sudah komunikasi dengan Pak Kapolda dan juga pak Dirkrimum Polda Metro Jaya soal peristiwa kemarin,” ungkap Razman.

“Selain itu saya telah menghubungi Pak Dirintel dan beliau bilang, 'bang, abang sudah ditunggu Kabag Wasidik',” tambah Razman.

Selain itu, Razman juga menuturkan, Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soeryosoemarno menegaskan akan menyerahkan anggotanya yang terlibat pengeroyokan AKBP Dermawan Karosekali ke polisi.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:37
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19