Kompas TV regional berita daerah

Polisi Temukan Uang Ratusan Juta Rupiah Yang Digelapkan Oknum Karyawan Minimarket

Jumat, 26 November 2021 | 19:15 WIB

GORONTALO UTARA, KOMPAS TV - Setelah tertangkap tangan menggelapkan uang 5 juta rupiah, Pemilik Minimarket bekerja sama dengan Satreskrim Polres Gorontalo Utara, Gorontalo kembali menemukan uang bernilai Ratusan Juta Rupiah yang disimpan di rumah pelaku di di Desa Cisadene, Kecamatan Kwandang.

Dalam video amatir yang beredar, uang ratusan juta rupiah dengan pecahan Seratus Ribu dan Lima Puluh Ribu ini ditemukan  di dalam lemari kamar pelaku.

Barang bukti tersebut kemudian disita oleh petugas dan langsung dibawa ke Mapolres Gorontalo Utara.

Selain uang, polisi juga menyita satu ekor sapi yang dibeli oleh pelaku dari hasil penggelapan.

Dari hasil penyelidikan, aksi penggelapan ini telah dilakukan oleh pelaku sejak bulan Januari hingga bulan November 2021, uang penggelapan ini kemudian dibelikan seekor sapi dan digunakan untuk menebus sawah milik keluarganya yang digadai.

Kapolres Gorontalo Utara AKBP Dicky Irawan Kesuma saat gelar perkara menyebut, dalam menjalankan aksinya, pelaku tidak memasukkan uang hasil penjualan ke sistem penjualan, sehingga pemilik minimarket mengalami kerugian hingga lebih dari 291 rupiah.

Sebelumya, video seorang pemilik Minimarket di Desa Titidu, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, mengamuk  sambil memukul karyawannya berada di media sosial.

Pemilik minimarket mengamuk saat melakukan pemeriksaan dan mendapatkan uang 5 juta rupiah yang di sembunyikan di balik jilbab oleh  salah satu karyawannya.

Pemeriksaan itu dilakukan karena pemilik minimarket  yang mulai curiga dengan  pendapatan yang mulai berkurang.

 

#penggelapan uang  #karyawan  #minimarket  #gorontalo utara

Penulis : KompasTV Gorontalo

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:01
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19