Kompas TV religi beranda islami

Gus Baha Jelaskan soal Amal Sedikit tapi Masuk Surga, Bagaimana?

Jumat, 26 November 2021 | 17:05 WIB
gus-baha-jelaskan-soal-amal-sedikit-tapi-masuk-surga-bagaimana
Gus Baha menyebut, ada amal kecil tapi bisa masuk surga, apa itu? (Sumber: Situs Resmi NU)

JAKARTA, KOMPAS.TV - KH Bahaudin Nursalim atau biasa disapa Gus Baha menjelaskan soal amal yang bisa jadi sedikit, tapi bisa jadi hal itu justru yang membuat seseorang masuk ke surga-Nya, apakah itu?

Gus Baha lantas mengutip Hujjatul Islam Imam Ghozali terkait surga, neraka dan orang mukmin yang ketakutan. Takut masuk neraka, tapi ingin sekali masuk ke neraka.

“Lho, ini kata Imam Ghozali. Saya tidak bercanda,’jika seorang mukmin takut neraka, maka harusnya jika betul dia beriman, maka masuk surga,” tutur Gus Baha di situs resmi Santri Gayeng, KOMPAS TV sudah dapat izin resmi mengutip beliau.

Lantas, Pengasuh Pesantren Tahfidz Al-Qur’an LP3IA Rembang itu menuturkan, setan tentu tidak tinggal diam. Setan, lanjut dia, akan terus menggoda manusia sampai terjerumus neraka.

“Tapi setan menggoda mukmin untuk membesar-besarkan kemungkinan masuk neraka agar merasa tidak nyaman berada di dekat Allah SWT,” katanya.

Baca Juga: Gus Baha Jelaskan soal Terlalu Benci Orang Arab Bisa Jadi Dosa Besar, Apa Alasannya?

Lantas Gus Baha menjelaskan soal metode berpikir yang seharusnya dimiliki seorang mukmin. Ini terkait surga dan neraka.

“Harusnya berpikir, aku mungkin masuk neraka, tapi juga bisa jadi mungkin masuk surga. Sama-sama mungkin, kenapa? Padahal amal salehku banyak, kenapa kok tidak bisa masuk surga?” kata Gus Baha.

Menjawab pertanyaan terkait hal itu, Gus Baha menjelaskan bahwa masuk surga itu pada dasarnya bukan sekadar amal saleh belaka. Tidak sesederhana itu.

“Karena masuk surga tidak perlu banyak amal saleh. Hanya butuh rahmat Allah untuk bisa masuk surga,” ujarnya.

Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19