Kompas TV regional berita daerah

Beli Telepon Genggam Pakai Uang Palsu, Satpam Diringkus Polisi

Jumat, 26 November 2021 | 14:53 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Seorang satpam berinisial HS (32) harus berurusan dengan polisi, lantaran telah melakukan tindak penipuan saat membeli ponsel genggam dengan uang palsu.

Saat beraksi, HS mengaku sebagai anggota polisi yang berdinas di Polres Pringsewu. Bahkan, guna meyakinkan korbannya, ia juga mengenakan atribut polisi, seperti masker berlogo TNI-Polri, pakaian warna coklat, sepatu PDLT, kopel dan jaket.

Baca Juga: Polisi Gerebek Tempat Pembuatan Surat Antigen Palsu

Menurut Kanit I Satreskrim Polres Pringsewu Lampung Ipda Farhan Maulana, penangkapan terhadap HS dilakukan usai tersangka melakukan transaksi pembelian ponsel genggam seharga 3,9 juta rupiah dengan uang palsu terhadap korban atas nama Bondan Gatot Isnaeni.

Penangkapan dilakukan petugas kepolisian di kediaman tersangka HS pada Rabu (24/11/2021) sore lalu.

“Penipuan dilakukan dengan modus mengaku sebagai anggota Polri. Saat transaksi, HS mengenakan jaket untuk menutupi identitasnya,” jelasnya.

Setidaknya, dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 78 lembar uang palsu pecahan 50 ribu rupiah, satu unit ponsel genggam, seragam satpam, atribut polri, serta satu unit sepeda motor.

Baca Juga: Demi Hindari Tagihan Kredit Sepeda Motor, Seorang Pemuda Membuat Laporkan Kehilangan Palsu Di Kantor

Kini, Tersangka HS yang juga merupakan warga Jalan Karimun Jawa, Kelurahan Sukarame, Kota Bandar Lampung terancam hukuman 10 tahun penjara dengan dijerat Pasal 36 UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

#satpam #uangpalsu #penipuan

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19