Kompas TV nasional update

Perwira Polisi Dikeroyok Massa Ormas saat Demo di DPR Hingga Terluka di Bagian Kepala dan Perut

Jumat, 26 November 2021 | 11:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Polisi harus mengurai massa pendemo di depan gedung DPR MPR, karena macet terjadi akibat sebagian besar badan jalan tertutup.

Namun entah apa pemicunya, massa mendadak beringas.

Perwira menengah Polri, Akbp Dermawan Karosekali, diserang pendemo.

Akibatnya, korban yang menjabat kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya mengalami luka di kepala bagian belakang.

Tak cuma polisi, seorang pengendara motor yang melintas juga mendapat kekerasan dari pendemo yang berasal dari sebuah ormas.

Buntut dari penganiayaan ini, sebanyak 21 anggota ormas pun ditangkap.

Dari hasil pemeriksaan, sejumlah pelaku membawa senjata tajam.

Dari 21 orang yang ditangkap, 15 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, lantaran membawa senjata tajam saat demo berlangsung.

Rupanya tak hanya senjata tajam, dari para tersangka polisi turut menemukan dua butir peluru kaliber 38 milimeter, yang biasa digunakan senjata api jenis revolver.

Hal ini menyebabkan Akbp Dermawan Karosekali, harus dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati Jakarta Timur, karena sejumlah luka di kepala dan perut, akibat pukulan benda tumpul.

Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, kondisi Kabag Ops Dirlantas Polda Metro Jaya itu kini mulai stabil.

Berunjuk rasa sejatinya tak dilarang asalkan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Namun membawa senjata tajam, dan bahkan menganiaya polisi tentu tak dapat dibenarkan.

Proses hukum terhadap 15 tersangka kini sudah mulai berjalan.

Mereka dijerat undang-undang darurat karena membawa senjata tajam.

Polisi juga akan memeriksa koordinator demonstrasi untuk meminta pertanggungjawaban atas aksi anarkistis yang terjadi.

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19