Kompas TV nasional politik

Ancang-Ancang Pilpres 2024, PDIP: Paling Fatal Menteri Cari Panggung dan Meninggalkan Tugas Pokok

Jumat, 26 November 2021 | 06:10 WIB
ancang-ancang-pilpres-2024-pdip-paling-fatal-menteri-cari-panggung-dan-meninggalkan-tugas-pokok
Politikus PDIP Aria Bima di Program Rosi, Kompas TV, Kamis (25/11/2021). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS. TV – Menjelang 2024, sejumlah tokoh tampak telah mengambil ancang-ancang untuk berlaga di Pemilu Presiden 2024. Mereka antara lain para menteri dan kepala daerah.

Menanggapi hal ini, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Aria Bima berharap para menteri untuk tetap fokus kepada tugas pokok sebagai pembantu presiden dan bukan untuk menjadi presiden.

“Saya tidak anti cari panggung, tapi inherence saja. Utamakan penyelesaian tugas pekerjaan sebagai menteri pembantu presiden, bukan untuk menjadi presiden,” kata Aria Bima saat menjadi narasumber di Program Rosi, Kompas TV, Kamis (25/11/2021) malam.

Baca Juga: Saling Gaet Bakal Capres - AIMAN

Aria Bima menyatakan imbauan ini juga ditujukan untuk menteri-menteri yang berasal dari PDIP.

Dia menyatakan bagi PDIP, sangat penting untuk menyukseskan program-program dan kebijakan Presiden Joko Widodo. Sebab, jika pemerintahan Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’aruf Amin gagal, maka juga akan berdampak pada elektabilitas parta-partai politik pengusung.

“Kalau lima tahun ini PDIP gagal mengawal jokowi dan pak jokowi gagal menyelesaikan tugas. Ini tingkat elkektabilitas dan kepercayaan publik jebol. Ini rugi berdampak ke kami,” ujarnya.

Baca Juga: Pejabat Kementan Dinilai Mulai Berpolitik, Politikus PDIP: Kalau Saya Laporkan Kena Semua

Sebaliknya, jika pemerintahan Jokowi-Ma’aruf berhasil, maka juga akan memiliki dampak elektoral.

“Ini bagian kepercayaan publik. Kalau kami berhasil tiga tahun ini,” sambungnya.

Penulis : Vidi Batlolone | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19