Kompas TV regional berita daerah

Warga Miskin Kakak Beradik Menderita Mikrosefalus

Kamis, 25 November 2021 | 18:29 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Keluarga tidak mampu di Jember,  Jawa Timur,  hidup dalam keprihatinan dan kekurangan dengan dua orang anaknya yang mengalami kelainan kepala,  perkembangan otak tidak normal atau mirkosefalus. Saat kelahiran,  kondisinya normal seperti bayi pada umumnya.

Kondisi kelainan bentuk kepala yang dialami dua orang anak, kakak beradik warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, Jember, Jawa Timur, viral di media sosial.

Anak dari pasangan Syaiful dan Maryam, sekilas tampak sehat dan aktif meski ada keduanya mengalami kelainain di bentuk wajah dan kepala yang mengecil.

Maryam yang saat ini merawat sendiri kedua anaknya terlihat kewalahan menenangkan anak sulungnya, Rudi (18),  yang terlihat aktif dan butuh pendampingan khusus.

Sementara suaminya, Syaiful saat ini sedang bekerja di Pulau Madura sebagai buruh serabutan dan sesekali pulang meski tidak rutin.

Tak hanya Rudi, anak keduanya Rosidi (11), menderita hal serupa dan harus digendong karena tidak bisa berjalan dan kedua matanya tidak bisa melihat.

Pasangan keluarga kurang mampu,  Syaiful dan Maryam ini sebenarnya memiliki lima anak dengan kondisi yang sama, namun tiga anaknya telah meninggal dunia.

Mikrosefalus merupakan kondisi kelainan kesehatan dengan kepala berukuran lebih kecil dan pertumbuhan otak terganggu.

Kondisi kedua anaknya yang sakit,  membuat maryam harus selalu melakukan pendampingan dan untuk kebutuhan hidup sehari harinya,  selain bergantung pada kiriman suami juga kepedulian tetangganya.

#beritajember
#mikrosefalus
 

Penulis : KompasTV Madiun

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19