Kompas TV regional berita daerah

Kisah Sukses Budidaya Unggas Hias Beromzet Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 25 November 2021 | 18:15 WIB

MADIUN, KOMPAS.TV - Berawal dari ketertarikan terhadap aneka warna unggas hias, seorang pemuda di Madiun, Jawa Timur, kini justru sukses mengembang biakkan unggas hias dari berbagai negara, dengan omzet seratus juta rupiah perbulan. Pembeli unggas ini mulai dari artis hingga para pejabat.

Ali Muktim, pemuda berusia 22 tahun warga Desa Pucanganom, kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, kini sukses mebudidayakan aneka macam unggas hias. 

Membudidaya unggas hias, mulanya berawal dari ketertarikan Ali terhadap keindahan warna ayam jenis silver peaseant. Karena ketertarikannya,  lantas ia memutuskan untuk mengimpor satu pasang indukan ayam silver dengan harga 25 juta rupiah.

Setelah berkembang biak beberapa ekor, anakan ayam silver peaseant kemudian dia jual untuk membeli indukan unggas hias yang lain. Ada beberapa spesies unggas hias yang saat ini ali kembangkan. Diantaranya silver peaseant, lady amhers, golden peaseant, reeves peaseant khalij peaseant, burung onta, dan bebek carolina. Unggas tersebut ia impor dari negara Cina, India, Thailand, dan Vietnam.

Semua unggas yang dikembangkan ini memiliki warna yang begitu cantik dan eksotis, sehingga harga jualnya sangat mahal.  Setiap pasang indukan dijual mulai harga 5 juta hingga 35 juta rupiah. Peminatnya pun mulai kalangan artis, pengusaha hingga kalangan pejabat.

Mengembangbiakan unggas hias bukan satu pekerjaan yang mudah.  Menurutnya harus memiliki kesabaran dan harus memiliki ketekunan. Apalagi masa reproduksi unggas hias yang cukup lama, yakni hanya satu kali dalam setahun.

Dengan cara memasarkannya melalui media sosial,  kini peminat unggas hias nya telah merambah ke daerah, tak tanggung – tanggung. Omzet dari usaha unggas hias ini mencapai 100 juta rupiah setiap bulannya.

#beritamadiun
#unggashias
#silverpeaseant
#ladyamhers
#goldenpeaseant
#reevespeaseant
#bebekcarolina
 

Penulis : KompasTV Madiun

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19