Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Bank Indonesia Musnahkan Uang Kartal Rp 1,1 Triliun, Turun Dibanding Tahun Lalu

Kamis, 25 November 2021 | 13:06 WIB
bank-indonesia-musnahkan-uang-kartal-rp-1-1-triliun-turun-dibanding-tahun-lalu
Pelaksana Tugas Kepala BI Sultra, Taufik Ariesta Ardhiawan (kanan) sekaligus Deputi Kepala Tim Perumusan dan Implementasi Kebijakan dan Keuangan Daerah KPwBI Sultra, saat diwawancara terkait transaksi nontunai, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (25/11/2021) (Sumber: Kompas.tv/Ant)

KENDARI, KOMPAS.TV – Sepanjang tahun 2021, sebanyak Rp 1,1 triliun uang kartal telah dimusnahkan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara. Jumlah tersebut turun sebesar 13,4 persen jika dibandingkan data tahun 2020.

Penurunan jumlah uang kartal yang terjadi tersebut seiring dengan terjadinya tren peralihan penggunaan transaksi digital oleh masyarakat Sulawesi Tenggara.

"Jumlah uang yang kami musnahkan sejak Januari hingga Oktober 2021 mencapai Rp1,1 triliun," kata Pelaksana Tugas Kepala BI Sultra Taufik Ariesta Ardhiawan di Kendari, Kamis (25/11/2021), dikutip dari Antara.

Deputi Kepala Tim Perumusan dan Implementasi Kebijakan dan Keuangan Daerah KPwBI Sultra itu juga menuturkan bahwa kenaikan angka transaksi nontunai di Sultra juga selaras dengan penurunan sebaran uang kartal yang diedarkan oleh BI.

Dalam hal ini, hingga Oktober 2021, jumlah uang kartal yang keluarkan BI tercatat sebesar Rp 3,9 triliun.

Baca Juga: Waspadai Peredaran Uang Palsu, Transaksi Digital Jadi Andalan

"Data ini mengalami penurunan sebesar 17,4 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ujar Taufik.

Lebih lanjut, uang yang dimusnahkan Bank Indonesia itu merupakan uang yang tidak layak edar baik berupa uang lusuh, uang cacat, uang rusak.

"Ini sejalan dengan upaya kami untuk meningkatkan kualitas uang di masyarakat," jelasnya

Di sisi lain, BI Sultra juga secara konsisten melayani kebutuhan uang untuk transaksi tunai dengan memastikan uang beredar yang tepat kuantitas maupun kualitas.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19