Kompas TV nasional peristiwa

Andika Perkasa akan Dikonfirmasi Terkait Bisikan Senior TNI ke AHY Soal Moeldoko

Kamis, 25 November 2021 | 12:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Partai Demokrat kubu Moeldoko merespons pernyataan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait bisikan dari senior TNI soal Moeldoko.

“Pertanyaan kami adalah; siapa petinggi TNI yang rajin memberi masukan ke AHY bahwa hukum itu bisa dibeli? Sejak kapan TNI mencampuri urusan partai politik Demokrat yang standing politiknya saat ini adalah oposisi Pemerintah?”ujar juru bicara Partai Demokrat kubu Moeldoko, Moh Rahmad.

Lebih lanjut mereka akan meminta kejelasan dari Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

“Kami justru sangat ingin minta konfirmasi ke Panglima TNI, Bapak Jenderal Andika Perkasa. Siapakah petinggi TNI yang rajin memberi masukan kepada AHY, Ketua Umum Partai Oposisi Pemerintah itu?”jelas Rahman dikutip dari Youtube Mohammad Rahmad.

Baca Juga: AHY Tuding Moeldoko Halalkan Segala Cara, Termasuk Membeli Hukum

Lebih lanjut kubu Moeldoko meminta Panglima TNI harus menjelaskan kepada publik dan mengungkapkan fakta fakta.

“Jika benar, tolong dijelaskan, apa motif petinggi TNI yang rajin memberi masukan kepada AHY, Ketua Umum Partai Oposisi Pemerintah itu?. Ini penting dan perlu diketahui publik karena AHY telah menyampaikannya secara terbuka kepada publik.”ujar Rahmad dalam rilisnya.

Sebelumnya AHY mengatakan mendapatkan bisikan dari senior TNI terkait tekad Moeldoko.

“Saya diberi peringatan oleh senior-senior saya di TNI, KSP Moeldoko akan melakukan langkah apapun, bahkan menghalalkan segala cara, termasuk upaya yang senior saya katakan, yaitu upaya membeli hukum. Hukum akan tetap tegak, hukum tetap tidak akan bisa dibeli selama kita berjuang di atas kebenaran,”ucap AHY dalam video konferensi pers.

Video Editor: Jihan

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19