Kompas TV nasional peristiwa

Soal Uang Komitmen Formula E, FEO: Jakarta Tidak Membayar Lebih dari Kota Lain

Kamis, 25 November 2021 | 09:42 WIB
soal-uang-komitmen-formula-e-feo-jakarta-tidak-membayar-lebih-dari-kota-lain
Ajang Balap Formula E (Sumber: FIA Formula E)

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Purwanto

JAKARTA, KOMPAS.TV - Co-founder Formula E Operation (FEO), Alberto Longo, memastikan bahwa commitment fee atau uang komitmen yang dibayarkan Jakarta untuk penyelenggaraan Formula E tidak lebih besar dari pada kota-kota lain. 

"Fee-nya tidak bisa dibuka karena sifat rahasia, tetapi saya bisa yakinkan Jakarta tidak membayar lebih dari yang dibayarkan kota-kota lain," kata Alberto dalam konferensi pers Formula E, Rabu (24/11/2021) malam. 

Alberto mengatakan, ia memahami bahwa Formula E merupakan kejuaraan dunia dengan harga sangat mahal. 

"Jadi untuk satu balapan, satu hari, itu biayanya 25 juta dollar (atau sekitar 368 miliar). Tidak termasuk juga investasi seperti jalanan, materi untuk jalur atau tracknya. Jadi, Formula E sangat tertarik datang ke Jakarta dan investasi di Jakarta," kata Alberto. 

Baca Juga: 5 Opsi Lokasi Formula E yang Akan Diputuskan Jokowi Sebelum Natal

Ia mengatakan, pihak penyelenggara di Indonesia, dalam hal ini PT Jakpro, terus bernegosiasi dengan baik. 

"Anda seharusnya sangat bangga karena Indonesia bernegosiasi dengan kuat untuk bisa menyelenggarakan kejuaraan ini," ujarnya. 

Pada intinya, kata Alberto, investasi untuk penyelengaraan ajang Formula E akan kembali lagi ke negara. Ia pun meyakinkan bahwa ajang ini diselenggarakan secara transparan dan tidak ada sesuatu yang disembunyikan. 

"Kami akan berkolaborasi dengan semua pihak yang berwenang untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman. Kita belum tahu studi yang dilakukan tetapi saya bisa yakinkan tidak ada sesuatu yang berjalan dengan salah," ujarnya menegaskan. 

Lebih lanjut, Alberto juga menyebutkan, kontrak kerja sama antara DKI Jakarta dengan FEO akan dievaluasi dalam tiga tahun ke depan.

Halaman Selanjutnya

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19