Kompas TV klik360 sinau

Penting, Tips Anti Copet dan Ditipu di Tempat Umum

Rabu, 24 November 2021 | 21:02 WIB

KOMPAS.TV-Ketika di keramaian atau tempat umum siaga dan waspada adalah sebuah keharusan. Misalnya di tempat wisata yang tujuannya untuk bersenang-senang, bersama dengan keluargan jangan sampai lengah.

Bahaya selalu mengintai termasuk copet dan orang yang suka menipu. Untuk menghindarinya, simak tips berikut ini,yang dirangkum dari berbagai sumber:

1.Riset

Baiknya riset kecil-kecil mengenai tempat tujuan. Googling dengan membuka forum traveling untuk mencari tahu kondisi di sana.

2. Hindari tempat yang rawan

Pencopet dan penipu punya tempat favorit dan pola yang mirip. Waspada ketika di pasar malam, bazar,  lorong sempit, atau tempat ketika kita terpaksa berdesak-desakan.

3.Jangan Berpenampilan Mencolok

Hati-hati dengan aksesoris ribet seperti: cincin bermata besar dan kalung panjang. Berpakaian casual dan yang penting sesuai dengan kenyamanan masing-masing.

4.Tetap Fokus

Copet dan penipu bekerja dalam kelompok. Mereka sering bekerja sama untuk menciptakan kekacauan dan keributan disekitar kita. Trik yang sering digunakan:

  •  menanyakan jalan
  • menumpahkan air/makanan ke baju
  • pura-pura minta tolong
  •  pura-pura nabrak kemudian marah-marah

5.Beli di Tempat Resmi & Selalu Tanya Harga

Saat di tempat yang asing bagi kita, dan ingin makan, kalau ragu baiknya  cari restoran franchise yang sudah kita kenal dan tahu pasti harganya. Bila ingin shopping pastikan dulu harga rata-rata di tempat itu, jika terlalu murah, patut dicurigai. 

Baca Juga: Terkuak Modus 4 Copet yang Terdiri dari 1 Keluarga di WSBK Mandalika

https://www.kompas.tv/article/235082/terkuak-modus-4-copet-yang-terdiri-dari-1-keluarga-di-wsbk-mandalika 

Grafis: Agus Eko Apriyanto

Penulis : Sunbhio Pratama

Sumber : diolah dari berbagai sumber



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19