Kompas TV nasional peristiwa

Tantangan Para Pendidik dalam Hari Guru Nasional 2021 dari Kacamata Haedar Nashir

Rabu, 24 November 2021 | 19:41 WIB
tantangan-para-pendidik-dalam-hari-guru-nasional-2021-dari-kacamata-haedar-nashir
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir merespons peringatan Hari Guru Nasional 2021 (Sumber: Kompas.com/DANI PRABOWO)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November menjadi wahana meneguhkan komitmen seluruh guru Indonesia untuk mendidik anak negeri. Demikian pesan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir dalam peringatan Hari Guru tahun ini.

Menurut Haedar Nashir, dunia pendidikan Indonesia memang kompleks dengan segala masalah dan tantangan.

“Dari Sabang sampai Merauke, dari  Miangas sampai pulau Rote begitu beragam kondisi pendidikan dan situasi anak didik Indonesia, yang tidak dapat digeneralisasi oleh standar lembaga-lembaga pendidikan Jakarta dan kota-kota besar yang digdaya,” ujar Haedar Nashir, Rabu (24/11/2021).

Baca Juga: Hari Guru Nasional 2021: Mengenal Sosok Sartono Pencipta Lagu Hymne Guru

Ia tidak menampik masih banyak lembaga pendidikan di pelosok-pelosok terjauh mengalami kesulitan hanya untuk bertahan hidup, dari sarana prasarana, guru, dan dana yang serba terbatas sampai kondisi anak didik dengan latar sosiologis yang kompleks.

Dunia pendidikan Indonesia di ranah global pun masih harus menghadapi tantangan karena kondisi  daya saing bangsa dan Human Development Index (HDI) Indonesia masih di bawah negara-negara ASEAN.

“Pemerintah melalui Kemendikbudristek sungguh diuji dan dinanti langkah-langkah terobosan yang tersistem, kontinyu, serta berorientasi pada pemecahan masalah dan pengembangan dunia pendidikan Indonesia yang beragam kondisi dan permasalahannya yang kompleks itu,” ucap Haedar Nashir.

Tidak hanya itu, pendidikan di Indonesia yang fokus pada kualitas masih ditambah persoalan yang dibebankan pada dunia pendidikan,seperti soal radikalisme, intoleransi, kekerasan, dan lain-lain.

Haedar berpendapat perlu membangun pendidikan Indonesia yang unggul dan maju dengan  berlandaskan  Pancasila, nilai-nilai agama, dan kebudayaan luhur Indonesia sebagaimana perintah konstitusi.

“Sudah terpecahkankah masalah-masalah utama dunia pendidikan Indonesia yang kompleks itu? Harapannya tentu selalu terbuka untuk optimis, dengan syarat semua pihak benar-benar serius, fokus, paham, bersinergi,  serta memiliki komitmen dan political-will yang tinggi,” tutur Haedar.

Penulis : Switzy Sabandar | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19