Kompas TV nasional update

Angin Kencang Landa Jakarta dan Sekitarnya, BMKG: Dampak Tidak Langsung Siklon Paddy

Rabu, 24 November 2021 | 17:16 WIB
angin-kencang-landa-jakarta-dan-sekitarnya-bmkg-dampak-tidak-langsung-siklon-paddy
Deputi Bidang Meteorologi BMK Guswanto saat memberikan keterangan dalam acara Kompas Petang, Rabu (24/11/2021). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Fenomena angin kencang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya pada Selasa (23/11/2021). Angin kencang dirasakan di sejumlah wilayah Jakarta serta Banten, membuat sebuah kapal menabrak dermaga Pelabuhan Merak.

Menurut Badan Meteorogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), fenomena angin kencang terjadi akibat dampak tidak langsung siklon tropis Paddy.

Siklon Paddy menimbulkan perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa. Ini secara tidak langsung memicu aliran massa udara kuat yang bertiup dari perairan barat Banten yang bertiup ke timur.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyebut siklon Paddy membentuk konvergensi yang memicu pertumbuhan awan hujan dan pola low level jet.

Baca Juga: Waspada! Siklon Tropis Paddy Berdampak Pada Cuaca Buruk, Sebabkan Angin Kencang Melanda Jakarta

"Pola low level jet inilah yang dapat memberikan dampak angin kencang di Jakarta sekitarnya,” kata Guswanto dalam program Kompas Petang, Rabu (24/11/2021).

Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem.

Siklon Paddy sendiri saat ini dinyatakan sudah punah. Namun, masyarakat, terutama nelayan di perairan, diminta tetap waspada.

Pasalnya, kini muncul bibit siklon tropis baru di sebelah barat bekas siklon Paddy, yakni bibit siklon 91s.

“Ini juga membentuk konvergensi, memanjang dari Samudra Hindia, barat daya Sumatra. Dan ini masih kita monitor. Kami mengimbau para nelayan, kapal-kapal yang masih beraktivitas di Samudra Hindia harap waspada,” kata Guswanto.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19